GALERIWISATA.ID — Film horor yang diproduksi Starvision ini merupakan sekuel dari film sebelumnya, KAFIR Bersekutu dengan Setan.
Hadir di tahun 2018 lalu, kini sekuel keduanya KAFIR Gerbang Sukma sudah bisa disaksikan di bioskop kesayangan anda mulai 29 Januari 2026 lalu.
Penantian panjang selama delapan tahun ini diharapkan dapat mengulang sukses film yang disutradarai Azhar Kinoi Lubis.
Apalagi Kino berupaya menghadirkan horor yang lebih gore sekaligus drama yang mencekam.
Di film KAFIR Gerbang Sukma, Kinoi menyajikan horor yang lebih eksploratif dengan menghadirkan elemen gore yang membuat adrenalin meningkat, serta ritual yang membuat penonton merinding.
Sementara itu, dari sisi drama, Kinoi juga mempertebalnya dengan pendekatan yang lebih empatik.
“Saya mencoba menaikkan level horornya, ketika di film pertamanya saat itu juga bisa dibilang membuat sejarah dan fresh untuk genre horor Indonesia. Di film keduanya, saya mengajak penonton untuk masuk ke dalam cerita keluarga Sri, saat ada yang masih ingin membalas dendam dengan cara yang tidak biasa, membuka gerbang sukma,” ujar Azhar Kinoi Lubis.
Naskah film KAFIR, Gerbang Sukma sendiri ditulis oleh Upi dan Dea April, dimana jajaran pemeran di film KAFIR, Bersekutu dengan Setan (2018) juga kembali reuni di film keduanya.
Tentu saja dengan tambahan jajaran pemeran baru yang memberikan warna dan dinamika cerita yang lebih kompleks.
“Saya dan Dea April mencoba menggali apa yang ada di dalam karakter Sri yang menurut saya itu ‘bedebah’. Semua konflik dan teror horor yang terjadi di film ini gara gara dosa Sri di masa lalu. Dan di film ini, Sri belum tuntas menebus janjinya dengan iblis, yang pada akhirnya mencelakakan keluarganya. Kami juga mencoba menguatkan karakter lain lewat Kakek-Nenek yang bakal bikin merinding sepanjang filmnya,” kata Upi, sang penulis naskah.
Dan tidak sia-sia, di sekuel pertama KAFIR Bersekutu dengan Setan, meraih 4 nominasi Piala Citra FFI 2018.
Yakni untuk Pemeran Utama Perempuan Terbaik (Putri Ayudya), Penata Musik Terbaik (Aghi Narottama dan tim), Pengarah Artistik Terbaik, dan Penata Efek Visual Terbaik.
Kisah KAFIR Gerbang Sukma masih berputar tiga tokoh utama yakni Sri (Putri Ayudya), Dina (Nadya Arina), dan Andi (Rangga Azof).
Ketiga sudah menata kembali hidupnya usai kematian tragis sang ayah, Herman (Teddy Syach) yang diduga meninggal karena santet.
Andi bahkan kini sudah menikah dengan Rani (Asha Assuncao), bahkan sudah akan menjadi seorang ayah.
Kematian tragis sang ayah, dosa masa lalu, dendam dan juga fakta yang disembunyikan pada akhirnya dapat mengancam jiwa orang-orang yang disayangi.
Lalu mampukan KAFIR Gerbang Sukma mengulang sukses sekuel film perdananya? Kita saksikan bersama-sama.***