Daftar Oleh-oleh Khas Semarang yang Wajib Dibeli Wisatawan
Daftar Oleh-oleh Khas Semarang yang Wajib Dibeli Wisatawan
Kota Semarang adalah ibukota Provinsi Jawa Tengah yang kini menjadi kota tujuan wisata yakni bandeng presto, loenpia, tahu bakso, moaci dan juga wingko babat.

GALERIWISATA.ID – Kota Semarang adalah ibukota Provinsi Jawa Tengah yang kini menjadi kota tujuan wisata.

 

Kota memiliki destinasi wisata yang tidak kalah bagusnya dengan Solo ataupun daerah lainnya.

 

Mulai dari Kota Lama, Lawang Sewu, Sam Poo Kong, Tugu Muda hingga Waduk Jatibarang dan juga Pantai Maroon.

 

Menariknya, Kota Lama yang sudah ditata kembali, bahkan memiliki jumlah pengunjung yang melampaui jumlah wisatawan yang berkunjung ke Candi Borobudur di tahun 2025 lalu.

 

Alhasil, pariwisata Kota Semarang semakin menggeliat dan mencatatkan angka kunjungan wisatawan di tahun 2025 sebanyak 8,9 juta orang.

 

Nah selain menikmati destinasi wisata yang memukau di Semarang, apalagi yang bisa dibawa pulang sebagai oleh-oleh?

 

Berikut daftar oleh-oleh khas Semarang yang wajib dibeli wisatawan:

 

1.      Bandeng Presto

 

Sesuai Namanya, bandeng presto berasal dari ikan bandeng yang dikenal banyak durinya.

 

Namun dengan teknik pengolahan presto, bandeng ini kemudian tidak memiliki tulang dan duri dimana sebenarnya tulang dan duri yang dimilikinya masih ada namun lebih empuk sehingga bisa langsung disantap.

 

Harga bandeng presto di pasaran bervariasi, umumnya dijual mulai dari 15K – 30K per 2-3 ekor (kemasan kecil) hingga 1250K – 200K per kg (kurang lebih 5-9 ekor)

 

2.      Loenpia atau lumpia

 

Loenpia merupakan makanan khas Kota Semarang hasil perpaduan budaya Tionghoa dan Jawa.

 

Taste Chinnesse yang dimilikinya, dipadukan dengan rebung (bambu muda) lalu bisa ditambahkan daging ayam, telur, daging kepiting hingga daging kambing.

 

Cara menyantapnya adalah dengan mencocolnya ke saus manis gurih, menggigit loenpia dan kemudian menggigit daun bawang merah dimana hasil gigitan ini akan menciptakan sensasi rasa yang luar biasa.

 

Harga lumpia sangat bervariasi, mulai 15K hingga 30K untuk merek ternama

 

3.      Kue Moaci

 

Moaci sebenarnya adalah kue Jepang yang terbuat dari beras ketan, ditumbuk sehingga lembut dan lengket, kemudian dibentuk menjadi bulat.

 

Ia juga dikenal dengan nama kue moci atau mochi.

 

Di Jepang, kue ini sering dibuat dan dimakan pada saat perayaan tradisional mochitsuki atau perayaan tahun baru Jepang.

 

Harga kue moaci bervariasi mulai dari 20K hingga 110K per pack isi 10 biji.

 

Adapun untuk mochi Taiwan, Daifuku, atau kemasan hampers harganya bisa lebih mahal lagi untuk paket besar atau merek tertentu.

 

4.      Wingko Babat

 

Wingko sebenarnya bukan asli makanan Kota Semarang namun berasal dari daerah Babat, sebuah kecamatan di Lamongan.

 

Namun demikian, wingko yang paling terkenal memang buatan orang Semarang.

 

Wingko sendiri merupakan kue berbentuk bundar yang merupakan hasil perpaduan gula dan kelapa.

 

Sebenarnya, wingko lebih nikmat disantap saat kondisi hangat yang kemudian dipotong kecil-kecil.

 

Harga wingko babat bervariasi tergantung merek, isi, dan kemasan, dimana umumnya berkisar antara 18K hingga 135K per kotak/besek isi 15-20 biji.

 

5.      Tahu Bakso

 

Tahu bakso sebenarnya juga berasal asli dari Semarang namun dari daerah lain di sekitarnya.

 

Namun sebagai kota yang lebih besar, perputaran ekonomi yang lebih tinggi, tahu bakso kemudian lebih banyak ditawarkan di Kota Semarang.

 

Sesuai namanya, makanan ini berasal dari tahu coklat yang diisi dengan bakso (adonan daging sapi).

 

Perpaduan ini menciptakan citarasa yang lebih lezat dibanding hanya menyantap tahu belaka.

 

Harga tahu bakso di pasaran, khususnya versi frozen food isi 10, berkisar antara 15K hingga 45K per bungkus.

 

Nah itu tadi daftar oleh-oleh khas Semarang yang wajib dibeli wisatawan saat berkunjung di Kota Semarang.***

 

REAKSI ANDA?