Home » Warga Heboh Ada ‘Spiderman’ Panjat Hotel Star

Warga Heboh Ada ‘Spiderman’ Panjat Hotel Star

by galeriwisata.id
Galeri Wisata

JIKA biasanya Spiderman hanya bergelayut di gedung pencakar langit New York, kini ia telah sampai di Semarang. Sang superhero yang beraksi dengan jaring laba-labanya itu, sibuk memanjat gedung Star Hotel.

Tapi tentu saja bukan untuk menolong mereka yang tertindas. Kali ini, manusia laba-laba sedang melakukan pekerjaan jasa pembersihan bangunan.

Aksi ini tentu saja mengundang kagum dan perhatian warga sekitar. Dengan bergelantungan, satu per satu bagian bangunan dibersihkannya.

Apalagi saat momen ia bersih-bersih di sebelah logo bintang dan tulisan Star di ketinggian lantai 16. Banyak warga ikut mengarahkan lensa kameranya ke sang pahlawan pembasmi kejahatan ini.

General Manager Star Hotel Benk Mintosih menjelaskan, pihaknya memang sedang ada pengerjaan pembersihan gedung. Selain itu juga melakukan pengecatan ulang area luar gedung.

“Kami bekerja sama dengan pihak ketiga, sebuah perusahaan penyedia jasa khusus menangani proyek pembersihan dan pengecatan gedung bertingkat,” terangnya.

Dijelaskan, peran Spiderman sendiri dilakukan seorang climber profesional yang sudah terbiasa melakukan pekerjaan diketinggian. Terlebih memang pekerjaan ini tidak dapat dilakukan oleh semua orang.

Pembersih gedung bertingkat bahkan rata-rata sudah memiliki sertifikat sebagai climber. Atau paling tidak, ia memiliki skill dan teknik repling serta prusiking.

“Salah satunya pekerjanya adalah Pak Tohari pria berusia 50 tahun, yang bersedia kami dandani menjadi seorang spiderman pagi ini, sembari melakukan pekerjaan utamanya yaitu pembersihan gedung. Ia juga bersedia memberikan sedikit atraksi bergaya selayaknya Spiderman seperti di film-filmnya dengan merayap diketinggian gedung. Tentu saja dengan tali pengaman karena ia tidak memiliki jarring laba-laba,” selorohnya.

Benk menambahkan, tujuan dari atraksi Spiderman tadi tidak lain hanyalah untuk menghibur dan menarik perhatian masyarakat. Apalagi saat ini berbarengan dengan pemutaran film ‘Spiderman Far From Home’ di bioskop-bioskop di Kota Semarang.

Baca juga :  Setelah Beckham, Kini Giliran Westlife ke Semarang

“Harapan supaya Hotel Star juga bisa merebut hati masyarakat dengan meninggalkan memori unik untuk mereka kenang ketika menyebut mendengar kata Spiderman,” tukas Benk.

Di sisi lain, Tohari mengaku sudah 12 tahun menekuni profesi ini. Sebelumnya ia adalah seorang anggota pecinta alam yang dibesarkan di Mapala Unissula Agrajaladri sebelum akhirnya direkrut menjadi salah satu karyawan di perusahaan penyedia jasa pembersihan gedung tersebut.

Ia mengaku tidak ada kendala yang berarti dalam pekerjaan ini. “Bedanya hanya karena menggunakan kostum spiderman saja jadi terasa lebih panas dan apalagi ada sarung tangannya sehingga membuat licin tangan saat berpegangan,” tuturnya.

Artikel Lainnya

Leave a Comment