Home » Visit Malaysia 2020: Sasar Pelancong Asal Semarang

Visit Malaysia 2020: Sasar Pelancong Asal Semarang

by GaleriWisata.id
Galeri Wisata

SEKURANGNYA 3,2 juta wisatawan Indonesia berkunjung ke Malaysia di tahun 2018 lalu. Adapun di tahun ini, ditargetkan tumbuh menjadi 3,6 juta wisatawan.

Deputy Director Malaysia Tourism Promotion Board Haryanty Abu Bakar menjelaskan hal itu di Semarang, Rabu (4/9). Menurutnya, pihaknya mentargetkan 4 juta kunjungan wisatawan Indonesia ke Malaysia di tahun 2020 sebesar 4 juta orang.

“Tahun depan kami berharap ada sekitar 4 juta wisatawan Indonesia yang ke Malaysia dalam Tahun Melawat Malaysia 2020 (Visit Malaysia). Untuk spending, turis Indonesia menduduki peringkat ketiga,” terangnya.

Dijelaskan, angka tersebut sangat realistis mengingat jumlah kunjungan wisatawan dari Indonesia setiap tahun terus meningkat. Saat ini, pelancong dari Indonesia menempati posisi kedua setelah turis dari Singapura.

Untuk itulah diharapkan jumlahnya terus bertambah. Karenanya, Kedubes Malaysia rutin menggelar road show ke daerah-daerah demi mempromosikan daerah tujuan wisata di Negeri Jiran tersebut.

“Namun demikian kami tidak sekedar mengajak turis berkunjung namun juga mengajak bekerjasama baik dari bidang perdagangan, kesehatan ataupun pendidikan,” tukasnya.

Empat aspek ini dipercaya mampu meningkatkan jumlah wisatawan. Dengan demikian, wisatawan tidak hanya datang untuk berwisata namun dapat juga masuk dari 3 aspek lainnya.

Kedatangan ke Semarang, imbuhnya, menggandeng Kadin Kota Semarang agar dapat memberikan  rekomendasi asosiasi yang aktif dapat membantu pencapaian target tersebut. Salah satu bentuk kerjasamanya adalah menggelar table top kepada pasar di Semarang pada pertengahan September ini.

“Apalagi sekarang semakin banyak penerbangan langsung dari kota-kota di Indonesia ke Kuala Lumpur. Two way of trading dari keempat aspek yang disebut di atas optimis akan semakim baik,” tandas Yanty.

Beberapa destinasi unggulan dirangkum dalam program Kuala Lumpur and Beyond. Tujuannya adalah agar seluruh turis masuk melalui Kuala Lumpur lalu bepergian ke Pinang (kesehatan), Langkawi, Sabah dan Serawak dan juga pantai timur di Kelantan dan Trengganu yang menonjol sisi kuliner, wisata islamik dan juga batik.

Baca juga :  9 Manfaat Donor Darah Yang Digelar Rutin oleh Aston Inn Pandanaran Hotel

Galeri Wisata

Ketua Kadin Kota Semarang Arnaz Agung Andrarasmara menegaskan Malaysia dan Indonesia memiliki banyak kesamaan baik dari sisi alam maupun bahasa. Dengan demikian, wisatawan tidak akan kesulitan melakukan adaptasi termasuk dari sisi makanan sehari-hari.

“Kami akan bantu mereka melakukan table top tentu dengan menghadirkan buyer-buyer potensial. Ke depan kami berharap, sebaliknya turis Malaysia juga semakin banyak berkunjung ke Indonesia terutama Semarang,” tuturnya.

Artikel Lainnya

Leave a Comment