Home » Spaghetti dengan Sejarahnya (Komposisi dan Proses Produksinya)

Spaghetti dengan Sejarahnya (Komposisi dan Proses Produksinya)

by GaleriWisata.id

Spaghetti, makanan tradisional Italia yang berhasil laku di pasaran rasa global. Bentuknya sama seperti halnya mie pada umumnya, namun lebih tipis dengan tekstur lembut dan pasta sebagai pelengkapnya. Terkenal dan dikenal secara global karena rasa dan juga komposisinya yang pas di lidah. Berukuran 25-30 cm, bagaimana sejarah dan proses produksinya? ini adalah ulasan lengkapnya.

Sejarah Pembuatan Spaghetti (Komposisi dan Produksinya)

  1. Sejarah Spaghetti

Spaghetti pertama kali dibawa oleh bangsa Talmud ke wilayah Sisilia pada abad 5 dengan varian pasta yang kering. Bentuknya yang panjang dan pipih pertama kali dibuat pada sekitaran abad 12 masehi sebagai bagian dari tradisi yang ada di wilayah Sisilia saat itu.

Popularitasnya kemudian menyebar ke seluruh bagian Italia, sejalan dengan berdirinya sebuah pabrik  jenis mie ini pertama di abad 19 masehi. Menyusul dengan hal tersebut upaya penawaran masakan  kemudian merambah restoran yang ada di Amerika Serikat. Mulai dari sini berbagai varian saus dibuat seperti tomat dengan tambahan bumbu serta sayuran yang mudah ditemukan.

Karena keberadaannya yang diproduksi dengan kuantitas banyak, maka penawarannya kemudian muncul dan merambah pasar global. Berbagai variasi pasta dan juga sajian tambahan juga terus mengalami inovasi mengikuti selera lidah masyarakat dunia.

  1. Komposisi

Penasaran dengan bahan pembuatan spaghetti ? apa yang membuatnya berbeda? gandum durum itulah komposisi utamanya. Air gandum hitam dijadikan tambahan untuk menguleni adonan, sehingga bisa dibuat kering ataupun basah. Keberadaannya tentunya berbeda dengan beberapa jenis mie yang kebanyakan menggunakan tepung sebagai bahan pembuatannya.

  1. Proses Produksi (Kering dan Basah)
  • Spaghetti Rumahan / Spaghetti Basah

Proses pembuatan dari spaghetti ternyata ridak ribet dan juga bisa dilakukan dengan langkah yang sederhana. Setelah adonan selesai dibuat dan siap untuk digunakan, Anda hanya perlu membuatnya ke dalam beberapa bagian dan dipipihkan. Alat yang perlu disiapkan hanya berupa rolling pin  atau juga dikenal dengan penggulung. Jika tidak ada bisa menggunakan pisau dapur sebagai penganti.

Baca juga :  Crystal Palace Restaurant, All You Can Eat Dim Sum Terbaik di Semarang

Adonan yang telah dipipihkan kemudian dipotong membentuk lembaran seperti penampakan mie pada umumnya. Lebih segar jika dimasak beberapa jam setelah proses pembuatan dilakukan. Cara ini bisa dan cocok untuk diterapkan bagi Anda yang menginginkan kreasi rumahan lebih murah dan juga mudah didapatkan.

  • Spaghetti Olahan Pabrik / Spaghetti Kering

Namun, jika membuatnya sendiri tidak sempat dilakukan tetapi menginginkan untuk tetap menikmatinya bisa dengan membeli produk siap saji. Banyak sekali pabrik yang telah melakukan produksi masal untuk jenis dan juga varian pastanya. Kualitas kekenyalan dan juga potongan yang dibuat akan lebih seragam dibandingkan jika membuatnya sendiri tanpa pengalaman sebelumnya.

Pabrik dengan berbagai peralatan canggihnya membantu proses pengadukan, pencampuran serta pengeringannya. Sehingga saat dikemas dan dimasak nanti semua dalam keadaan dan kualitas yang sama. Anda bisa membelinya di berbagai minimarket ataupun pasar lainnya, dengan bentuk kemasan serta varian yang berbeda. Penyajiannya juga sederhana, hanya dengan mengikuti instruksinya saja.

Spaghetti dari masakan tradisional hingga menglobal terus mengalami inovasi dalam tampilan penyajian dan pasta pelengkapnya.  Mulai dari yang paling sederhana dengan saus tomat dan juga sayuran serta bumbu herbal, bervariasi dalam berbagai rasa. Itulah ulasan singkat yang menjelaskan bagaimana sejarah awal pengenalannya, hingga komposisi serta proses produksi dari setiap jenis yang ada hingga saat ini.

 

Artikel Lainnya

Leave a Comment