Home » Semarang Bakal Miliki Mobil Amphibi, Cara Jitu Hendi Majukan Pariwisata Semarang

Semarang Bakal Miliki Mobil Amphibi, Cara Jitu Hendi Majukan Pariwisata Semarang

by GaleriWisata.id
Galeri Wisata

INDUSTRI hospitality harus mampu melakukan inovasi untuk menarik minat wisatawan berkunjung dan menginap di Semarang. Dengan demikian, industri pariwisata di kota ini terus bergulir.

Setelahnya, roda ekonomi masyarakat juga akan terus bergerak demi mencapai kesejahteraan. Sudah menjadi tugas pemerintah adalah untuk memberikan segala fasilitasi yang diperlukan.

Itulah yang disampaikan Hendrar Prihadi, di sela audiensi dengan kalangan perhotelan se-Kota Semarang beberapa waktu lalu di Noormans Hotel. Menurutnya, pemerintah terus berbenah.

“Terbukti, lama menginap wisatawan di Semarang sudah bertambah. Kalau dulu angkanya tidak sampai 1 hari, kini sudah lebih. Dulu katanya hotel di Semarang hanya ramai saat weekdays, weekend sepi. Kini semua hari ramai terus,” terangnya.

Tak hanya memberi masukan, Hendi sapaan akrab Hendrar Prihadi juga membeber rencananya membangun Semarang semakin hebat 5 tahun mendatang. Pembangunan jalan tembus berbagai wilayah, mobil amphibi, LRT, expo centre dan sarana penunjang lain, akan dikebut.

Salah satunya adalah memperluas kerjasama dengan pihak ketiga (swasta) terutama investor yang hendak menginvestasikan uangnya di kota ini. Khusus untuk mobil amphibi, bisa digunakan untuk berwisata di jalur darat dan juga air di kota ini.

“Jadi tolong bantu pemerintah. Bisa dibantu matur ke bos panjenengan untuk menginvestasikasn dana ke berbagai proyek. Pemerintah akan bantu fasilitasi. Anggaran kami cukup, tapi kalau kami fokuskan pada satu kegiatan, nanti pekerjaan lainnya akan terbengkalai. Jadi ya harus bagi-bagi konsentrasi,” tukas Hendi yang juga akan maju dalam Pilwakot 2020 ini.

Karenanya, ia juga berharap agar seluruh kalangan perhotelan mensukseskan gelaran Pilwakot 2020 dengan datang dan memberikan hak suaranya pada 9 Desember mendatang.

“Tidak perlu khawatir karena sudah ada protokol dan prosedur pemberian hak suara di TPS salah satunya setiap yang akan mencoblos akan diberi sarung tangan sekali pakai dan tidak perlu mencelupkan jari ke tinta namun cukup ditetesi. Insha Allah aman dari penularan Covid-19,” tandas Hendi.

Baca juga :  Warak Raksasa Warnai Prosesi Budaya Dugderan 2019

Artikel Lainnya

Leave a Comment