Home Destinasi Romantic Poem Mengisi Kesyahduan Kota Lama

Romantic Poem Mengisi Kesyahduan Kota Lama

by minGal

KEASYIKAN yang Candu adalah sebuah judul puisi. Dibawakan secara syahdu oleh Kadisbudpar Kota Semarang Indriyasari, menjadi semakin sendu tatkala biola membahana.

Suasana Romantic Poem-pun makin haru. Namun Kota Lama Sabtu (15/11) malam itu, tetap riuh seru.

Hasil kerjasama Komite Seni Budaya Nusantara Kota Semarang dan Pemkot Semarang ini layak diapresiasi. Tidak saja mampu mengisi ruang-ruang kosong di Kota Lama, namun juga meramaikannya.

Ruang berkesenian, space untuk pamer budaya, adalah upaya menghidupkan Kota Lama. Semaraknya kawasan ini seiring dengan rampungnya revitalisasi, memudahkan jalan menuju pengakuan Unesco akan World Heritage 2020.

“Ini kali pertama saya membacakan puisi di Kota Lama. Saya deg-degan sekali,” ungkap iin, sapaan akrabnya.

Ia berharap, makin banyak komunitas yang menghidupkan kawasan ini. Tidak hanya saat akhir pekan namun juga di setiap malamnya.

Dengan demikian, nadi Kota Lama terus berdenyut. Wisatawan yang berkunjung tak bosan hanya disuguhi heritage dan kesempatan berswafoto.

Iin tak sendiri. Beberapa penampil lain juga membawakan puisi.

Wanita berkebutuhan khusus, Safira Milenia membawakan puisi berjudul Puisi Untuk Mama. Adapun siswa SD Isriati Nabila Fedora membawakan puisi bertajuk Ibu dan Pilu Membiru oleh Niken.

Romantic Poem yang disajikan di sebelah rumah akar Jalan Kepodang, salah satu spot terbaik di Kota Lama, meriah dengan lantunan angklung, tarian, fashion show kebaya, dan berbagai genre musik lainnya.

Galeri Wisata

 

Asisten Administrasi dan Umum Sekda Kota Semarang Masdiana Safitri mengaku, kegiatan seperti inilah diharapkan Walikota Semarang Hendrar Prihadi. Apalagi saat ini Kota lama bagai bunga yang sudah mekar dan cantik.

“Apalagi ditambah dengan berbagai atraksi,” tutur Masdiana.

Senada dengan Iin, ia akan terus mendorong agar banyak tumbuh komunitas yang menghidupkan Kota Lama. Namun demikian yang tak kalah penting adalah menyelaraskan setiap seni budaya di kawasan ini agar temanya tidak bertolak belakang dengan semangat menjaga heritage.

“Pesan kami untuk siapapun yang ingin meramaikan Kota Lama, terap jaga situasi kebersihan dan keamanan agar selalu aman dan nyaman. Pemkot saat ini sedang berusaha mengajukan Kota Lama agar masuk dalam daftar tetap Kota Warisan Budaya. Jika tanpa keterlibatan banyak pihak, niscaya tercapai,” tandasnya.

Artikel Lainnya

Leave a Comment