Home » Patuhi Protokol CHSE Ini dan Kamu Tetap Bisa Piknik Tipis-Tipis

Patuhi Protokol CHSE Ini dan Kamu Tetap Bisa Piknik Tipis-Tipis

by galeriwisata.id
iin indriyasari

SIAPA disini yang bosan karena di rumah terus? Yuk angkat kakinya, eh tangan maksudnya, hehe.

Walaupun kita adalah kaum rebahan, ternyata jika berada di rumah  terus-menerus juga tidak menyenangkan ya, sob. Apalagi, tugas-tugas daring yang bikin pusing tujuh keliling, dijamin deh otak kita butuh refreshing.

Butuh lihat yang segar-segar gitu, seperti indahnya pepohonan, megahnya pegunungan, atau jernihnya perairan. Iya apa iya? Tebakan minGal pasti benar bukan?

Sudah-sudah gak usah meratapi nasib, minGal punya solusi! Ayo kita berwisata di tengah pandemi! Eits, tenang jangan tegang, minGal gak bermaksud jahat kok. Justru dengan kita mulai berwisata lagi, itu artinya kita berusaha membantu sektor ekonomi masyarakat untuk bangkit kembali.

Kita ketahui, sejak adanya pandemi semua aspek kehidupan terkena dampaknya. Yang paling menurun adalah di ekonomi sektor pariwisata.

Dari mulai pembatasan sosial, hingga penutupan sementara tentu saja pariwisata di Indonesia mengalami penurunan yang tajam.

Oleh karena itu dibuatlah sebuah program yang menjadi panduan saat berwisata di tengah pandemi oleh Kemenparekraf RI. Program ini bernama CHSE atau Cleanliness, Healthy, Safety, and Environmental Sustainability yang selama sepekan terakhir dilakukan Bimbingan Teknis (Bintek) terus menerus di Kota Semarang untuk para stakeholders pariwisata.

Lantas apa saja sih panduan dari penerapan program CHSE ini? Yuk, kita simak ulasannya!

Daftar Isi

Baca juga :  Teater Lingkar Pentaskan ‘Kreteg Mberok’ di Kampung Bustaman

1. Memastikan diri dalam kondisi yang sehat, dengan suhu tubuh <37,3◦C

2. Melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat

3. Tidak melakukan kontak fisik

4. Tetap menjaga jarak minimal 1 meter

5. Memakai alat pelindung diri sesuai keperluan seperti masker dan sarung tangan

6. Tidak menyentuh bagian wajah, terutama mata, hidung, dan wajah

7. Mencuci tangan dengan sabun atau menggunakan hand sanitizer

8. Selalu mengonsumsi makanan yang sehat dan penuh vitamin

9. Memberikan salam dengan mengatupkan kedua telapak tangan sebagai pengganti jabatan tangan

10. Hindari menyentuh  area dan barang publik yang berpotensi disentuh banyak orang

11. Melakukan reservasi melalui daring atau online

12. Pengunjung harus menginformasikan kepada karyawan atau pemandu jika ada keluhan kesehatan seperti batuk, pilek, demam, sesak napas, dan nyeri.

13. Karyawan dan pemandu akan mengarahkan dan membantu pengunjung serta pihak lain di daya tarik wisata jika terjadi kondisi darurat.

14. Patuhi dan laksanakan SOP yang berlaku di destinasi wisata

Wah, ternyata sangat lengkap dan terperinci sekali ya sob. Baik karyawan, pemandu, pengelola obyek wisata maupun panduan bagi pengunjung seperti kita-kita ini.

Semuanya dibekali dengan CHSE agar semua juga merasa aman, nyaman, sehat dan dapat meminimalisasi resiko penularan Covid-19 namun sekaligus menggulirkan ekonomi warga dari sektor pariwisata. Jadi kamu gak perlu ragu lagi deh jika ingin melaksanakan liburanmu yang tertunda.

Yuk bangkitkan lagi sektor pariwisata di Indonesia sob! (dindaidhy)

Artikel Lainnya

Leave a Comment