Home Event Meriah, Festival Cheng Ho 2019

Meriah, Festival Cheng Ho 2019

by minGal
Galeri Wisata

MATAHARI baru saja terbangun dari lelap panjangnya. Namun di Minggu pagi itu, ratusan orang sudah bersiap di halaman Klenteng Tay Kak Sie.

Bersemangat senada dengan cerah mentari, sedia mereka menuju Klenteng Sam Poo Kong. Bukan sekedar untuk berwisata, namun tujuan mulai, diusung mereka.

Ya, ratusan orang ini sedang bersiap mengikuti kirab dalam rangka Festival Cheng Ho 2019. Tidak hanya berjalan kaki, tujuh tandu besar ikut diusung, liong dan samsi serta para bhekun (pasukan berkuda dengan wajah diwarnai cat), ikut menemani.

Membawa kiemsin (patung dewa) San Poo Tay Djien atau yang biasa disebut Cheng Ho, warga antuasias melintasi jalan-jalan di Pecinan. Begitupun saat melewati Tugu Muda dan Lawang Sewu, dan sepanjang long march itu pula, tandu-tandu kiemsin terus digoyang, tak pernah diam.

“Agar mendapat barokah dari para dewa, tidak boleh diam. Terutama kalau para pengusung sedang berhenti, tandunya kami goyang-goyang,” tutur seorang peserta.

Galeri Wisata

Sesekali, mereka bergantian mengusung tandu. Meski dibawa delapan orang, namun tenda kayu besar itu tetap saja berat, apalagi rute hampir 5Km yang harus mereka tempuh.

Namun tak nampak wajah-wajah lelah. Semuanya merasa bahagia.

Pendaratan Cheng Ho di Semarang 614 tahun silam, telah merubah peradaban. Kisah kepahlawannya mengarungi samodera, menjadi teladan bagi kita semua.

Sepanjang perjalanan, bunyi-bunyian terus didendangkan. Asap dupa dan hio menyeruap seantero angkasa Semarang.

Geliat liong dan barongsai, mengundang warga lain untuk menonton. Sungguh sebuah arak-arakan dan festival yang sangat meriah.

Warga dan pengguna jalan juga merasa terhibur. Tak sedikitpun terganggu meski peserta kirab cukup panjang.

Tak hanya sang mentari, Lawang Sewu dan Tugu Muda-pun bangga menyambut mereka. Wisatawan merasa puas, ingin kembali menantikan festival serupa tahun mendatang.

Galeri Wisata

Wajar jika Kadisbudpar Kota Semarang Indriyasari optimis jika atraksi wisata unggulan semacam ini dapat mengundang lebih banyak wisatawan untuk datang. Apalagi, Festival Cheng Ho sudah masuk dalam kalender even Kemenpar RI.

“Sangat membanggakan karena ini satu-satunya atraksi yang masuk dalam CoE Kemenpar dari Semarang. Semoga di tahun depan, makin banyak event di Kota Semarang yang masuk kalender event nasional sehingga promosinya dapat dibantu oleh pemerintah pusat,” terangnya.

Artikel Lainnya

Leave a Comment