Home Destinasi Kota Lama Belum Bisa Steril Kendaraan Dalam Waktu Dekat

Kota Lama Belum Bisa Steril Kendaraan Dalam Waktu Dekat

by GaleriWisata.id
Galeri Wisata

KOTA Lama dipastikan belum akan bebas dari kendaraan bermotor dalam waktu dekat ini. Pasalnya, sejumlah prasarana dinilai belum siap.

Walikota Semarang Hendrar Prihadi memastikan hal itu, Rabu (28/9). Menurutnya, hal mendesak usai revitalisasi Kota Lama adalah penyediaan kantong parkir.

“Parkirnya belum siap, kendaraan shuttle bertenaga listrik atau sepeda juga belum sepenuhnya siap. Nanti yang ada malah situasi yang akan membuat warga dan pengunjung tidak nyaman,” terangnya.

Dijelaskan, dalam waktu 3 bulan mendatang, pihaknya akan segera menyiapkan sarana yang dibutuhkan tersebut. Untuk sementara, inventarisasi kantong parkir adalah hal mendesak yang harus segera dicari solusinya.

Selebihnya terkait kendaraan shuttle dari kantong parkir, dapat dikerjasamakan. Baik melalui CSR swasta atau bantuan murni dari stakeholder lain.

“Skema pengadaannya kan bisa dari beberapa sisi bisa dari pemerintah ataupun swasta. Masih ada waktu. Sebelum siap, kita tidak akan memaksakan sterilisasi kendaraan bermotor di Kota Lama,” tukasnya.

Diakui, proses revitalisasi Kota Lama yang sudah rampung membuat ratusan hingga ribuan warga mengunjungi kawasan ini setiap harinya. Karenanya, demi menghindari kesemrawutan, perlu segera diikuti dengan penataan lainnya.

Baik dari sisi parkir, kendaraan yang melintas di Kota Lama bahkan keberadaan PKL. Proses revitalisasi sendiri yang dilakukan Kemen PUPR sebenarnya belum 100% rampung.

Masih ada beberapa tahap yang harus dirampungkan. Di antaranya finishing beberapa titik termasuk pembangunan mini museum di Bubakan.

Hendi menambahkan, saat ini Kota Lama makin diminati warga dan juga pengusaha. Ia mendapat informasi bahwa franchise Starbuck dan beberapa pengusaha resto lainnya akan segera masuk kesana.

Orang nomor satu di Semarang ini memastikan jika Kota Lama sebagai ikon pariwisata Kota Semarang sudah mulai nampak berwujud. Bahkan untuk menyambut wisatawan yang akan berkunjung dalam masa libur Natal dan Tahun Baru 2019, sudah siap.

“Kita lagi hitung secara cermat jangan sampai kalau semua belum siap terus kita tentukan kawasan itu steril kendaraan, kan kasihan pengunjung, kasihan teman-teman yang punya usaha juga di sana. Nanti kalau sepi kan kasihan. Semua harus hepi dan gembira,” ujarnya.

 

Artikel Lainnya

Leave a Comment