Home Akomodasi Koridor VIII Dioperasikan, Wisatawan Bisa ke Gua Kreo dengan Trans Semarang

Koridor VIII Dioperasikan, Wisatawan Bisa ke Gua Kreo dengan Trans Semarang

by GaleriWisata.id
Galeri Wisata

KABAR gembira bagi warga dan wisatawan di Kota Semarang. Mulai Nopember mendatang, wisawatan dapat memanfaatkan layanan jasa Bus Rapid Transit (BRT) Trans Semarang.

Pasalnya, 20 armada baru sudah disiapkan rute melintasi kawasan wisata unggulan tersebut. Kepala BLU BRT Trans Semarang Ade Bhakti Ariawan menyebut operasional BRT Koridor VIII rute Cangkiran-Gunungpati-Pemuda ini  ditargetkan mulai beroperasi dan dapat melayani penumpang pada pertengahan Bulan November 2019 mendatang.

“Adapun rute koridor VIII BRT Trans Semarang direncanakan melalui Terminal Cangkiran – Gunungpati – Jalan Pemuda (Balaikota), dengan rincian, Terminal Cangkiran – Gunungpati -Goa Kreo  – Manyaran – Museum Ronggowarsito – Karangayu – Jalan Pemuda (Balaikota) – PP,” terangnya.

Dijelaskan, sebanyak 42 shelter tengah dipersiapkan pihaknya untuk menunjang operasionalisasi armada ini. Saat ini progress sudah mencapai 85 persen.

Selain shelter, pihaknya juga menyediakan halte feeder bagi angkutan pengumpan. Dari total 20 armada, 2 armada di antaranya adalah untuk cadangan.

“Jadi nanti masing-masing koridor itu ada 20 armada operasional,” ungkapnya.

Harapannya, dengan dibukanya koridor baru tersebut, dapat mempermudah masyarakat dalam beraktifitas dengan menggunakan moda transportasi massal BRT. Selain itu juga memudahkan wisatawan dalam mengakses destinasi wisata di kawasan Gunungpati.

Beberapa destinasi yang dilintasi VRT Koridor VII ini di antaranya Museum Ronggowarsito, Lawang Sewu dan Tugu Muda, serta Gua Kreo dan Waduk Jatibarang.  Kesemua spot tersebut merupakan destinasi unggulan kota ini.

“Masyarakat yang ingin berwisata ke Goa Kreo nantinya bisa menggunakan layanan BRT Trans Semarang. Harapannya dengan dibukanya koridor baru ini bisa mempermudah masyarakat dalam beraktifitas,” imbuhnya.

Selain itu, di Gunungpati juga cukup banyak area pemancingan keluarga. Dengan adanya moda transportasi massal, warga dan pengguna tidak perlu repot menggunakan kendaraan pribadi sekaligus mengurangi emisi gas buang dan kemacetan.

Selain itu, di kawasan ini juga terdapat beberapa desa wisata. Di antaranya Kandri, Nongkosawit dan Gunungpati.

Seiring dengan kehadiran armada Trans Semarang, wisatawan tidak perlu repot menuju berbagai destinasi wisata tersebut. Apalagi seluruh koridor BRT sudah terintegrasi satu sama lain sehingga dapat diakses dari berbagai arah hanya dengan membayar 1 tiket saja per orang.

Artikel Lainnya

Leave a Comment