Home Event Kembul Bujono Kumpulkan 129 Tumpeng

Kembul Bujono Kumpulkan 129 Tumpeng

by minGal

RATUSAN tumpeng disantap bersama seluruh warga yang hadir dalam pegelaran wayang kulit dan Kembul Bujono di halaman Balaikota Semarang, Senin (10/9) malam.

Acara pegelaran wayang kulit yang didahului dengan bingkai Kembul Bujono ini berhasil mengumpulkan 129 tumpeng. Seluruh tumpeng merupakan hasil saweran dari seluruh warga, pihak swasta, perbankan, hotel, tempat wisata, asosiasi, tempat hiburan dan masih banyak lagi.

“Ini merupakan bukti bahwa Pemerintah Kota tidak sendiri. Warga terus nyengkuyung demi mewujudkan upaya bergerak bersama dalam membangun Kota Semarang,” ucap Walikota Semarang Hendrar Prihadi.

Iapun mengapresiasi tinggi-tinggi inisiasi yang dilakukan Pegiat Wisata Semarang dalam mengumpulkan saweran tumpeng ini. Apalagi hanya dalam waktu kurang dari 1 pekan, ratusan tumpeng sudah terkumpul.

Walikota berharap, semangat bergerak bersama terus berkumandang dalam rangka membangun kota ini. Apalagi di masa mendatang, masih banyak Pekerjaan Rumah (PR) yang harus diselaikan Pemkot.

“Ini juga menunjukkan, langkah kita dalam membangun pariwisata kota ini semakin cerah karena warganya mau bareng-bareng, guyub dan rukun,” terang orang nomer satu di Semarang ini.
Lebih jauh ia berharap, peringatan malam pergantian tahun Hijriah ini dimaknai dengan kebesaran hati serta semangat untuk lebih baik lagi ke depan. Karenanya, ia memberikan potongan tumpeng pertama kepada Koordinator Pegiat Wisata Semarang gus Wahid yang sudah menginisiasi kegiatan Kembul Bujono ini.

Menariknya, selain sumbangan tumpeng dari warga, juga ada sumbangan tumpeng dari Persatuan Chef Profesional Indonesia (PCPI) dan Indonesian Chef Association (ICA) diiring tokoh Puntadewa dan Bima.

Mereka membuat tumpeng raksasa dengan berat total beras mencapai 7 Kg. Tumpeng ini juga kemudian disantap bersama Walikota, Muspida dan seluruh hadirin yang ada.
Di penghujung acara, Walikota menyerhakan wayang secara simbolik kepada dalang Ki Purbo Asmoro yang segera memulai gelaran wayang kulit dengan lakon Pandawa Syukur.

Artikel Lainnya