Home » Karena Nyapu, Agus Terima Penghargaan dari Walikota

Karena Nyapu, Agus Terima Penghargaan dari Walikota

by GaleriWisata.id
Galeri Wisata

TIDAK diduga, tidak dinyana. Niatnya hanya bekerja secara tulus tanpa mengharap imbalan jasa, namun sebaliknya yang dialami Agus Setyawan, warga RT 8, RW 6, Pancakarya, Kelurahan Rejosari, Semarang Timur.

Berkat ketulusannya, ia mendapat penghargaan dari Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi. Tidak itu saja, Agus juga diundang langsung bertemu dengan orang nomor satu di Semarang itu, duduk dan foto bareng.

“Saya harus memberikan apresiasi kepada Mas Agus supaya bisa dijadikan contoh buat masyarakat lainnya. Dan ketika selama ini kita ngomong bahwa pembangunan Kota Semarang konsepnya bergerak bersama, mas Agus ini wujud nyatanya dalam hal merawat lingkungan. Jadi penghargaan ini penting, untuk membangun semangat kontribusi warga, karena kalau semuanya hanya mengandalkan Pemerintah, sulit rasanya Kota ini bisa maju. Coba kalau seluruh warga melakukan kegiatan positif, pasti pariwisata kita semakin maju,” terangnya.

Dijelaskan, ia mendapat informasi jika setiap pagi usai Sholat Subuh, Agus selalu menyapu jalan di lingkungan tempat tinggalnya dan sekitar Masjid Baitul Makmur di Rejosari. Setelah melakukan kegiatan bersih-bersih, dirinya kemudian berangkat untuk bekerja dengan mengendarai sepeda miliknya.

Sepulang kerja, Agus kembali menyapu jalan di sekitar masjid hingga Maghrib. Dan usai mengerjakan sholat Isya, Agus kembali lanjut menyapu halaman masjid.

Hal tersebut dilakukannya rutin setiap hari selama 2 tahun. Menariknya, tidak pernah ada takmir yang memintanya melakukan aktivitas itu, bahkan tak ada yang menggajinya.

“Mungkin menurut orang lain yang dilakukan Agus tidaklah besar, hanya menyapu, tapi buat kota ini luar biasa. Maka jangan berhenti. Mungkin hari ini baru menyapu, lain waktu panjenengan sudah sukses bisa berbuat yang lebih besar,” tutur Hendi.

Walikota berharap jika seluruh warga Kota Semarang dapat membangun semangat Bergerak Bersama seperti yang dicontohkan oleh Agus. Salah satunya ikut terlibat dalam pembangunan sesuai dengan keahlian dan kemampuannya.

Baca juga :  Mahasiswa AKS Ibu Kartini Pamer Karya Terbaik

Bisa lewat sumbang ide atau kalau perusahaan bisa dengan CSR.

“Jangan hanya pemerintah, ayo semuanya ikut terlibat. Tidak hanya membersihkan lingkungan, tetapi bisa dengan konteks lain, sumbang ide, sumbang pikiran atau kalau perusahaan lewat CSR itu merupakan bagian konsep Bergerak Bersama yang kita inginkan,” pungkas Hendi.

Ketua RW 6 Kelurahan Rejosari Herjuno Putro merasa senang dan bangga kepada Agus. Ia juga berharap makin banyak yang mau dan bisa melakukan hal positif seperti Agus.

“Di dalam keluarganya Agus anak paling muda. Sebagai Ketua RW, Saya merasa senang, nanti pasti banyak yang iri, tapi dalam arti yang bagus. Sehingga harapannya setelah ini banyak masyarakat yang berlomba-lomba untuk ikut berperan memajukan Kota Semarang,” aku Herjuno.
Agus sendiri ketika ditanya tentang motivasinya dalam membersihkan lingkungan tanpa imbalan, mengatakan tidak memiliki motivasi apapun. Bahkan alat yang digunakannya untuk bersih-bersih, semuanya sumbangan dari warga sekitar.

“Supaya bersih saja,” jawab Agus singkat sambil malu-malu.

 

Artikel Lainnya

Leave a Comment