Home » Jadi Content Creator Itu Mudah, Simak Tipsnya

Jadi Content Creator Itu Mudah, Simak Tipsnya

by galeriwisata.id
Webinar Gmedia

SOBAT Galwis seorang content creator? Pernah mentok nyari ide atau jenuh dengan ide yang itu-itu saja?

Dan ya, ternyata memang tidak mudah menjadi seorang content creator. Apalagi mereka wajib memperhatikan dan mempertanggungjawabkan konten yang mereka buat.

“Jadi banyak lho, content creator yang bikin konten asal posting, viral, terus jadi kasus. Nah, sebisa mungkin kita jangan seperti itu. Cari konten-konten yang dekat dengan kita. Jadi tetap waspada dan hati-hati, tapi jangan membuat kreativitas kita terhambat,” terang Dosen DKV Unika A Dicky Prastomo, di sela webinar Goes To School (GTS) bersama siswa SMA Daniel Creative School yang digelar Gmedia dan Soepra Radio dengan tema Basic Skill for Content Creator, Selasa (21/9) lalu.

Dicky juga menyampaikan bagaimana pentingnya perencanaan dalam membuat konten. Hal ini memudahkan dalam mengatur dan membuat variasi dalam unggahan konten di sosial media.

“Perencanaan itu penting, jadi misal dalam seminggu mau upload berapa kali, di hari apa, di jam berapa. Kalau sudah tau itu. kita juga bisa menentukan perpostingan berisi materi apa. Mau itu tips & trick, info-info dan lain sebagainya. Kalau semua sudah terencana, pasti akan rapi. Next step-nya ya kuasai software-software penunjangnya. Editing foto, video dan sebagainya,” tambah Dicky.

Pemateri kedua yakni Muhammad Pradytio atau biasa disapa Kak Adyt, yang merupakan Business & Program Director of Impala Network menambahkan mengenai beberapa jenis konten. Sekurangnya ada 3 yaitu konten yang sifatnya menghibur, konten yang mengedukasi, dan konten untuk mengajak.

“Jadi kita harus paham dulu sebelum eksekusi lebih dalam, kita tu mau pakai jenis konten yang mana,” tukasnya.

Adyt juga memberikan tips and trick bagaimana menjalin komunikasi, membangun channeling, hingga cara menentukan target audience di sosial media.

Baca juga :  Turun Harga, Swab PCR di FASTLAB Hanya 500K

“Menjalin komunikasi dengan audience itu penting, karena bisa meningkatkan engagement. Kalau diimplementasikan kedalam konten, bisa dengan cara buat kalimat-kalimat yang orang bisa menjawab/ ajukan pertanyaan di caption, ikuti trend, microblog sampai giveaway/promo. Kalau komunikasinya sudah terbangun bangun channeling melalui Whatsapp business, Instagram shop, eccomerce, dan website. Kita follow up mereka di berbagai platform dan fitur. Tapi jangan lupa dengan target audience kita ya. Bisa mulai dari lokasi, umur, gender, sampai status sosial. Semakin rinci semakin baik,” ujar Adyt yang sudah sejak SMA menggeluti dunia media sosial. ADV

Artikel Lainnya

Leave a Comment