Home Akomodasi H-3 hingga H+7 Puncak Arus Mudik di Bandara Ahmad Yani

H-3 hingga H+7 Puncak Arus Mudik di Bandara Ahmad Yani

by GaleriWisata.id
Galeri Wisata

KAMU berencana pulang ke Semarang menggunakan pesawat? Jika memang iya, ada baiknya hindari mudik pada H-3 hingga H+7 Lebaran.

Pasalnya, pada pekan itu diperkirakan akan menjadi puncak arus mudik 2019. Nah daripada berjubel, mending kan menghindari puncak mudik.

Bisa saja mudik lebih duluan dan kembali ke Jakarta lebih lambat. Pasalnya menurut General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang Hardi Ariyanto, diperkirakan ada kenaikan pemudik sebesar 10 persen lo tahun ini.

Meski demikian, pihaknya tidak terlalu optimis kenaikan pemudik menggunakan pesawat akan membludak. Rampungnya tol Trans Jawa disinyalir menjadi penyebab minimnya kenaikan pemudik menggunakan pesawat.

“Dengan rampungnya pembangunan tol Semarang-Jakarta, kami perkirakan akan ada menurunkan jumlah pemudik lewat jalur penerbangan di Bandara Ahmad Yani Semarang. Penurunan bisa sampai 10 persen dibanding Lebaran tahun lalu,” terangnya.

Oh ya, saat ini Bandara Ahmad Yani Semarang sendiri melayani sembilan maskapai penerbangan domestik dan tiga penerbangan mancanegara. Diperkirakan bisa menampung sekitar 13 ribu penumpang/hari, dari kapasitas total 17 ribu/hari.

Adapun pada hari biasa, jumlah penumpang di Bandara Ahmad Yani sekitar 7.000 penumpang/hari. Pada pertengahan puasa ini, sudah ada peningkatan jumlah penumpang yang mencapai 9.000 orang/hari.

“Kenaikan harga tiket pesawat memang berpengaruh beberapa bulan kebelakangan. Namun saat ini sudah mulai normal dan tak banyak berpengaruh pada arus mudik Lebaran. Yang mungkin akan berpengaruh adalah selesainya pembangunan jalur tol Semarang-Jakarta, karena kami prediksikan akan banyak pemudik yang akan menggunakan jalur darat melalui tol,” katanya.

Soal pengamanan? Hardi menegaskan jika pihaknya sudah memperketat sistem keamanan jelang Lebaran ini. Sistem yang diterapkan adalah pengamanan random, dengan memeriksa mobil atau orang yang dicurigai membawa barang membahayakan atau dilarang.

“Kegiatan pengamanan kami ambil beberapa sempel. Namun wilayah Jateng termasuk tertib dan aman. Meski begitu kami tetap tingkatkan keamanan, termasuk di runwaynya kami perketat,” tegasnya.

Terkait pencegahan penularan penyakit dari luar negeri, sudah diantisipasi juga kok. Apalagi jelang Lebaran 2019 ini, akan banyak para Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dari luar negeri yang pulang ke Semarang melalui Bandara Ahmad Yani.

“Untuk pencegahan penyakit kami koordinasi dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan dan Bandara (KKP) Ahmad Yani Semarang. Karena itu kewenangan KKP. Kami juga memasang pendeteksi panas tubuh di pintu masuk/keluar bandara, dan ada tim medis beserta ambulan yang terkoneksi dengan Rumas Sakit Colombia, Semarang,” katanya.

 

Artikel Lainnya

Leave a Comment