Home » Bangga Jadi Cah Semarang, Komunitas Siap Bantu Promosi dan Majukan Kota

Bangga Jadi Cah Semarang, Komunitas Siap Bantu Promosi dan Majukan Kota

by galeriwisata.id
Ngbuburit Bareng Mas Hendi

KEBANGGAAN jadi warga Semarang menjadi modal utama membangun Semarang semakin hebat. Kesadaran itu pula yang coba dibangun Dinas Komunikasi, Informasi dan Persandian (Diskominfo) Kota Semarang.

Bahwa untuk bisa membantu kota ini lebih baik dan makin hebat, kebanggaan sebagai wong Semarang harus tumbuh lebih dulu. Apalagi di bawah kepemimpinan Walikota Hendrar Prihadi, Semarang telah tumbuh menjadi kota yang semakin hebat baik dari sisi infrastruktur maupun kesejahteraan warganya.

Dan situation room menjadi saksi bagaimana rasa bangga mulai dibangun. Apalagi, tidak sembarang orang bisa dan boleh masuk ruangan ini.

“Jadi tidak semua orang boleh masuk sitroom (situation room). Teman-teman yang hadir dalam kegiatan Mas Hendi Ngabuburit Bareng Komunitas ini, adalah orang pilihan. Kita patut berbangga,” ujar gus Wahid United, moderator dari www.galeriwisata.id yang memandu acara ini.

Kadiskominfo Bambang Pramusinto mengamini pernyataan ini sob. Bahwa untuk masuk, butuh finger print dari pegawai pilihan yang mengelola layanan aduan 112 dan command room.

Sitroom sendiri biasanya digunakan untuk menjamu tamu luar daerah dan luar negeri yang ingin belajar mengenai program smart city. Karenanya, komunitas yang diajak berdiskusi di ruangan ini, tentu adalah orang-orang pilihan.

Ngabuburit Bareng Mas Hendi

Adit dari Saka Milenial tidak saja mengagumi teknologi dan kecanggihan fasilitas ini. Namun ia dan seluruh rekan-rekannya mengaku siap berkolaborasi untuk membantu pemerintah dalam membangun kota.

“Kami bahkan sudah berkolaborasi program dengan membuat pelatihan fotografi termasuk jelajah wisata Semarang. Kami bangga dan siap berkontribusi untuk Semarang,” tegasnya.

Begitu pula Aya dari Komunitas Denok Kenang. Sebagai duta wisata Kota Loenpia, ia dan rekan-rekannya bahkan terus melakukan kolaborasi program baik yang bersifat promosi wisata maupun edukasi seni budaya.

Baca juga :  Walikota vs CEO di Corporate Fun Futsal Competition

Rasa bangga jadi wong Semarang mereka tuangkan dalam program-program positif untuk terus menggelorakan semangat berwisata ke Semarang. Lebih dari itu, pihaknya menyambut baik uluran tangan Diskominfo untuk bergandeng tangan komunitas lain dalam memajukan kota dalam koridor bergerak bersama.

Adapun Ratna dan Harry dari Semarang Skecthwalk bercita-cita membuat sebuah buku yang berisi sketsa-skesa tempat atau gedung ikonik dari kota kebanggaan mereka ini. Sebelumnya melalui International Sketch Festival, mereka telah berhasil mengundang ratusan karya peserta untuk membuat karya sketsa dari bangunan-bangunan heritage.

“Mimpi kami, karya sketsa teman-teman ini bisa dipajang menghiasi spot-spot strategis di Semarang atau dipasang di bus-bus wisata yang kita miliki. Dengan demikian, promosi wisata kita semakin massive. Terimakasih pula Pak Hendi yang terus memberi dukungan untuk komunitas kami,” ujar Harry.

Perwakilan Pehumas Muda Semarang serta AIESEC yang ikut hadir ikut memberi dukungan serupa. Kebanggaan sebagai cah Semarang telah dan akan terus mereka gelorakan melalui aktivitas dan program kerja di komunitasnya.

Jadi…siapa lagi yang bangga jadi wong Semarang? Aku, kamu dan kita semua kan

Artikel Lainnya

Leave a Comment