Home » Agar Wisatawan Nyaman, Yuk Kita Sukseskan Semarang Wegah Nyampah

Agar Wisatawan Nyaman, Yuk Kita Sukseskan Semarang Wegah Nyampah

by GaleriWisata.id
Galeri Wisata

SOBAT Galwis pasti tahu jika persoalan sampah bukan perkara baru lagi. Bahkan setiap orang dapat menghasilkan sampahnya sendiri, entah itu organik atau anorganik yang berasal dari aktivitas sehari-hari.

Nah, sampah ini jika tidak dikelola dengan baik akan menjadi masalah baru yang bahkan bisa mengancam lingkungan dan manusia. Budaya nyampah memang sudah dilakukan sejak kecil, jadi kebiasaan yang tentunya kurang baik yang bahkan juga akan mengganggu kunjungan wisatawan.

Karenanya, masyarakat perlu diajak lebih bijak dalam mengelola sampahnya sendiri. Melalui Festival Komukino yang ke-8 di Gedung Oudetrap, Kota Lama disuarakanlah langkah sederhana untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.

Septi misalnya. Mahasiswi Ilmu Komputer USM ini mengajak setiap orang merumuskan langkah-langkah sederhana dalam mengelola sampah.

“Salah satunya membawa tas belanja sendiri dan tidak memilih menggunakan kantong plastik atau tidak menggunakan sedotan plastik saat minum warung atau cafe. Atau dengan membawa botol minum (tumbler) sendiri dari rumah,” ujar dara manis ini.

Langkah kecil ini diyakininya dapat berpengaruh terhadap lingkungan sekitar agar menjadi lebih baik lagi. Dan di Komukino, pengunjung dapat menukarkan beberapa jenis sampah seperti kaleng, kardus dan botol plastik lalu ditukar dengan totebag.

Selain itu ada banyak stand display yang menunjukkan bahwa kreativitas dari sampah pun dapat bernilai tinggi jika dikelola dengan baik. Berbagai aktivitas menarik dan kampanye dari @langkah_sederhana akan tetap berlangsung untuk menjangkau lebih banyak masyarakat lagi terutama di Semarang.

Galeri Wisata

#SemarangWegahNyampah

Dan mahasiswa USM ini memulai dengan Kampanye Langkah Sederhana. Sikap-sikap simpel dalam memilah sampah, adalah suara tentang kepedulian dalam mengelola sampah.

Tak hanya itu saja, dari Pemerintah Kota Semarang juga mendukung dalam pengendalian sampah dan menciptakan kesadaran masyarakat untuk tidak buang sampah sembarangan.

Baca juga :  Pokdarwis Harus Punya Visi, Kreativitas dan Pantang Menyerah Kembangkan Desa Wisata

Antusias ini bersamaan dengan Peraturan Wali Kota (Perwal) Semarang Nomor 27 Tahun 2019 tentang pengendalian penggunaan plastik.

Beberapa tempat perbelanjaan mengajak pembeli untuk menggunakan tas belanja sendiri. Tak sedikit pula yang tegas tidak menyediakan kantong plastik.

Gerakan #SemarangWegahNyampah ini diharapkan dapat memberikan umpan balik dengan tindakan yang nyata untuk semua elemen masyarakat. Budaya nyampah yang benar memang harus dimulai dari diri sendiri.

Ditambah lagi dengan pengelolaan yang baik terhadap sampah dapat meningkatkan nilai ekonomisnya.

Nah, sobat sudah ikut menjaga lingkungan dengan tidak nyampah kan? Jika memang belum, tidak ada salahnya memulai dari diri sendiri kok.

Yuk bersama-sama jaga lingkungan agar Semarang bebas sampah dan wisatawan yang berkunjung ke kota kita juga semakin nyaman. Selamat wegah nyampah ya sob…

 

Artikel Lainnya

Leave a Comment