Home » 9 Hal Mengapa Kamu Harus Kunjungi Pasar Imlek Semawis 2020

9 Hal Mengapa Kamu Harus Kunjungi Pasar Imlek Semawis 2020

by GaleriWisata.id
Galeri Wisata

PASAR Imlek Semawis (PIS) 2020 yang akan digelar 17-19 Januari, menyimpan banyak hal menarik untuk dikunjungi. Mengusung tema Potehi yakni wayang klasik khas China, PIS 2020 kali ini dimajukan dan sengaja jatuh saat akhir pekan agar tidak mengganggu aktivitas di hari biasa.

Imleknya kan Sabtu, kita majukan seminggu. Kalau diadakan Selasa, Rabu, Kamis bisa mengganggu aktivitas,” terang Ketua Komunitas Pecinan Semarang Untuk Pariwisata (Kopi Semawis), Harjanto Halim.

Nah ternyata, banyak hal menarik yang membuat Sobat Galwis harus mengunjungi arena PIS di sepanjang Jalan Wotgandul Timur ini. Tidak hanya hiasan berbagai lampion warna merah, namun juga masih banyak lagi hal-hal yang tidak bisa sobat temui di hari biasa.

Apa saja itu? Yuk kita simak bareng-bareng 9 hal yang membuatmu harus mengunjungi Pasar Imlek Semawis (PIS) 2020.

1. Ketuk Pintu

Ini merupakan kegiatan doa bersama yang dilakukan Panitia PIS 2020 bersama warga Pecinan dan sekitarnya. Kegiatan ini lebih semacam ‘kulo nuwun’ kepada warga dan dewa-dewa di klenteng yang ada di sekitar Pecinan.

Rangkaiannya diawali dengan doa bersama selametan di Klenteng Tay Kak Sie. Lalu dilanjutkan dengan doa keliling klenteng di area Pecinan dimana rangkaiannya diawali dengan barongsai.

Adapun klenteng yang dikunjungi selain Tay Kak Sie adalah Tong Pek Bio, Ling Hok Bio, Tek Hay Bio, Sioe Hok Bio dan Hoo Ho Bio.

2. Wayang Potehi

Wayang Potehi layaknya wayang di Indonesia dan lebih mirip dengan wayang golek. Ini adalah seni pertunjukan boneka yang dimainkan di panggung kecil.

Kisahnya diambil dari cerita-cerita klasik China. Potehi sendiri berasal dari kata Poo yang berarti kain, tay yang berarti kantung dan hay yang berarti wayang.

Baca juga :  Pasar Imlek Semawis dan Ikan Dori Ganjar Yang Tak Habis

Jadi Wayang Potehi adalah wayang kantung kain. Tertarik? Langsung saja datang ke panggung utama setiap jam 14.00-16.00 dan 18.30-20.30 setiap hari selama pelaksanaan PIS 2020.

3. Seni Tali Temali dan Gunting Kertas China

Para pengunjung PIS 2020 dapat mengikuti kegiatan belajar tali temali dan seni gunting kertas China. Sobat cukup mengunjungi stan BOC Unnes selama kegiatan berlangsung.

Begitu pula bahan-bahannya dapat dibeli pula di stan ini. Pokoknya asyik deh

4. Catur Gajah (Xiang Qi)

Permainan ini sesungguhnya sudah ada sejak 3.000 tahun lalu. Bukan sekedar olahraga, namun juga budaya Tionghoa yang sudah ada turun temurun.

Permainan ini menceritakan tentang 2 kerajaan yakni Chu dan Han yang berperang. Pemenang Xiang Qi adalah mereka yang dapat ‘menjatuhkan’ raja lawan.

5. Foto dengan Suasana Tradisional Tionghoa (Cheng Ge)

Cheng Qe merupakan replika dari tokoh-tokoh pahlawan atau dewa dewi legenda China. Pengunjung dapat berfoto menggunakan kostum ala dewa atau dewi, binatang 12 shio atau ikon pahlawan legendaris.

Di antaranya Sun Go Kong, Dewi Kwan im, Dewa Bintang Selatan, Raja Langit, Dewa Petir, Qin Kui dan Yue Fei (teman Sun Go Kong) serta masih banyak karakter lainnya. Semua pengunjung dapat berfoto dengan Cheng Qe mulai pukul 18.00 setiap harinya.

6. Bazar Produk Unggulan/kuliner Tionghoa dan Pernak-Pernik Imlek

Bazaar ini menampilkan berbagai macam produk unggulan Pecinan. Mulai dari kuliner khas seperti loenpia, kue moho, kue keranjang, mocha, bakcang, aneka manisan, nasi ayam, wedang tahu, mie tittie, tahu pong dan lain-lain.

Artikel Lainnya

Leave a Comment