Home » 6 Fakta Menarik Eksotisnya Jembatan Youtefa di Jayapura

6 Fakta Menarik Eksotisnya Jembatan Youtefa di Jayapura

by galeriwisata.id
Jembatan Youtefa

SOBAT Galwis pernah ke Jayapura? Atau mungkin travelling ke tanah Papua, sekalian mencari kitab suci ke arah timur hehe.

Yap. Provinsi di paling ujung timur nusantara ini, kini telah berbenah. Berbagai pembangunan infrastruktur telah dilakukan.

Bahkan, perhelatan akbar Pekan Olahraga Nasional (PON) XX, digelar di Bumi Cendrawasih. Karenanya, berbagai fasilitas mulai dari jalan, jembatan hingga stadion, menjadikan Papua semakin setara dengan daerah lain di Indonesia.

Salah satunya yang paling fenomenal adalah Jembatan Youtefa. Jembatan ini menghubungkan Kota Jayapura, Kampung Hamadi, dan Distrik Muara Tami sekaligus mempersingkat perjalanan ke Pos Lintas Batas Negara (PLBNSkouw yang juga sudah dibangun dengan sangat megah.

Dan berikut 5 fakta tentang Jembatan Youtefa yang Sobat Galwis wajib tahu sebelum berfoto di sana.

Lambang Kemegahan Papua

Dibangun dengan anggaran total sekitar 1,8 trilyun, ini adalah jembatan termahal di Papua. Maka pembangunannya tidak sekedar mahal, namun juga sebagai pemersatu seluruh warga.

Selain itu, pembangunan infrastruktur di Papua, membuktikan pemerintahan Presiden Jokowi tidak memandang sebelah mata provinsi ini. Karenanya, semua segi pembangunan diperhatikan.

Salah satunya adalah menunjuk Papua sebagai tuan rumah PON XX yang berlangsung 1-15 Oktober ini.

Berwarna Merah

Warna merah menyala menandakan jembatan ini dapat dilihat dari kejauhan. Bahkan dari pusat Kota Jayapura.

Memiliki panjang 732 m dan berada sekitar 20 meter di atas permukaan laut, jembatan ini juga termasuk jembatan pelengkung baja terpanjang di Papua. Jadi kalau ke Papua khususnya ke Jayapura dan tidak berfoto disini, tentu kurang komplit dong sob.

Persingkat Jarak

Kehadiran jembatan ini bukan sekedar gagah dan mewah belaka. Namun juga memiliki fungsi menghidupkan sektor ekonomi masyarakat serta mempersingkat jarah tempuh.

Baca juga :  17 Wisata Hits Sekitar Bandungan Semarang Yang Wajib Kamu Kunjungi

Jika sebelumnya perjalanan darat ditempuh dari ujung menuju ujung selama 3,5 jam, usai jembatan dibangun kini cukup dengan 30 menit. Jembatan Youtefa, saat ini menghubungkan kawasan utama Kota Jayapura dengan Distrik Muara Tami, Pos Lintas Batas Negara Skouw (perbatasan dengan Papua Nugini).

Mirip Golden Gate di Amerika

Bentuk kontruksi baja plengkung jembatan ini, sangat mirip dengan Golden Gate di Amerika. Ya tentu dengan modifikasi desain agar tidak sama mirip dan tetap memiliki ciri khas kearifan lokal sekaligus menjad jembatan dengan tipe pelengkung baja pertama di Papua.

Menariknya lagi, Perakitan bentang utama Jembatan Youtefa yang merupakan tipe boks baja pelengkung tidak dilakukan di lokasi jembatan, namun di PT PAL Indonesia Surabaya. Ini kali pertama, pembangunan jembatan dimana jembatan pelengkungnya dibuat utuh di tempat lain kemudian dibawa ke lokasi.

Dari Surabaya bentang jembatan seberat 2000 ton dan panjang 112,5 m ini dikirim menggunakan kapal laut dengan menempuh perjalanan sejauh 3.200 kilometer dalam waktu 19 hari. Museum Rekor Indonesia (MURI) memberikan 2 rekor pada proyek pembangunan Jembatan Youtefa yakni rekor pengiriman jembatan rangka baja utuh dengan jarak terjauh, dan rekor pemasangan jembatan rangka baja utuh terpanjang

Punya 5 Nama

Selain namanya yang sekarang, Jembatan Youtefa juga punya 4 nama lainnya. Keempatnya adalah Jembatan Holtekamp, Jembatan Hamadi, Jembatan Papua Bangkit dan Jembatan Merah Putih.

Namun pada akhirnya dipilihlah nama Youtefa. Pemilihan nama ini juga berdasar dari masukan warga dan tokoh adat setempat.

Berhias Tata Cahaya Cantik

Diresmikan Presiden Jokowi September 2019, jembatan ini tidak hanya gagah, namun juga megah. Di siang hari nampak perkasa dengan warna merah dominan.

Sementara di malam hari, ia juga Nampak cantik. Sebanyak  29 unit lampu ReachElite Powercore dan dipadukan dengan Vaya Flood RGB Medium Power sebanyak 125 unit, menjadikan jembatan ini sangat indah di malam hari.

Baca juga :  Mengenal Raja Ampat: Surga Dunia di Ujung Papua

Pencahayaannya juga dapat diatur dengan menggunakan teknologi lighting canggih.

 

Artikel Lainnya

Leave a Comment