Home Kuliner 5 Top Kuliner Semarang

5 Top Kuliner Semarang

by minGal
Galeri Wisata

KULINER di Semarang diyakini menjadi buruan para pelancong. Citarasa dan keunikan serta kekhasan olah masakannya selalu ngangeni untuk disantap.

Selain itu, seiring dengan budaya multi kultur yang melekat pada masyarakatnya, beberapa masakan saling mempengaruhi satu sama lain. Beberapa di antaranya bahkan adalah wujud perpaduan budaya itu sendiri.

Pengamat pariwisata Semarang gus Wahid United menyebut, etnis Jawa, China, Arab dan Melayu, membentuk pola budaya di masyarakat. Begitu pula dengan hasil olah masakannya yang ikut terpengaruh terutama sejak masuknya Belanda ke Semarang.

Menurutnya, 5 Top Kuliner berikut, disusun berdasar tingginya minat untuk menikmati citarasa masakan tersebut. Selain itu, menu tersebut harus benar-benar mewakili dan dapat menjadi ikon kuliner Kota Semarang dan tidak terdapat di daerah lain.

“Kuncinya adalah, saat ingat menu kuliner itu, langsung ingat Semarang. Atau sebaliknya, setiap ingat Semarang, langsung ingat dan ingin menyantap menu ini,” terangnya.

Nah, berikut 5 top kuliner Semarang yang banyak diburu warga, wisatawan serta pemerhati kuliner tanah air. Sobat Galwis tertarik? Yuk ikut nyobain.

Ohh ya, sebagai catatan, rekomendasi ini hanya untuk produknya ya sob, karena untuk brand, tentu semua tergantung pada selera masing-masing.

5 Top Kuliner Semarang

  1. Mangut Kepala Manyung

Untuk saat ini, mangut kepala manyung yang paling terkenal dan legendaries adalah Warung Bu Fat di Jalan Ariloka. Keunikan jenis kuliner ini adalah selain pedas, bahan utamanya adalah potongan kepala ikan pe (ikan pari) yang sudah diasapi.

Paduan daging ikan asap, sensasi pedas dan nikmatnya kuah menjadi daya tarik utama untuk mencicipinya. Banyak wisatawan ingin menjajal masakan ini.

Warung lain yang menawarkan menu serupa ada Warung Belut Sampangan yang juga menawarkan sensasi masakan pedas.

  1. Tahu Gimbal

Menu ini terdiri dari potongan lontong, sayur kol yang sudah direbus, telor ceplok dan guyuran sambal kacang. Memang mirip dengan masakan tahu kupat, tahu campur atau pecel sayur karena sama-sama berbumbu utama sambal kacang.

Bedanya, tahu gimbal menambahkan potongan besar gimbal (udang goreng tepung) dalam setiap sajiannya. Menu ini dapat sobat jumpai di sekitar Taman Indonesia Kaya (TIK) di Jalan Menteri Soepeno II.

  1. Tahu Pong

Galeri Wisata

Menu yang satu ini sangat unik. Terdiri dari racikan aneka rupa tahu, baik tahu biasa atau tahu telor yang disiram kuah khusus.

Kuahnya berwarna hitam encer yang terdiri dari campuran air dan kecap. Sebagai tambahan, ada acara lobak dan juga cabe yang digerus halus.

Acar lobak ini juga menjadi pembeda karena biasanya, acara dibuat dari bahan potongan timun dan wortel. Menu kuliner ini bisa didapatkan di Jalan Gajah Mada dan Jalan Depok.

  1. Mie Kopyok

Jenis masakan ini memang hampir mirip dengan masakan lain berbahan mie. Bedanya, bumbu utamanya adalah air bawang bercampur garam yang ditempatkan dalam botol.

Selain mie, ada pula potongan lontong, remahan karak (kerupuk gendar) dan taburan seledri serta bawang goring. Simpel kan?

Tapi meski simpel, menu kuliner ini sangat ngangeni. Sobat bisa memburunya di Mie Kopyok Pak Duwur Jalan Tanjung atau di Jalan Kyai Saleh, juga di Mas Antok di Jalan Pandanaran I. Sisanya, dijajakan berkeliling kampung menggunakan gerobak dorong atau pikul.

  1. Gule Bustaman

Gule Bustaman menjadi sangat special karena berbeda dengan masakan gule lainnya di tanah air. Ia tidak menggunakan santan sebagai kuah tapi bentuk kuahnya pekat karena banyaknya kemiri yang digunakan.

Artikel Lainnya

Leave a Comment