Home » 15 Makanan Khas Purworejo yang Enaknya Bikin Ketagihan

15 Makanan Khas Purworejo yang Enaknya Bikin Ketagihan

by GaleriWisata.id
alun alun purworejo

PURWOREJO merupakan salah satu daerah di Jawa Tengah yang memiliki beragam obyek wisata, termasuk destinasi kuliner. Daerah ini mempunyai beragam jenis kuliner khas yang masih dilestarikan dan wajib banget kamu cicipi saat berada disini.

Tak hanya disantap langsung di tempat, kamu juga bisa menjadikan makanan-makanan khas ini sebagai buah tangan alias oleh-oleh. Penasaran apa aja kuliner khas dari Purworejo?

Berikut 15 makanan khas dan oleh-oleh dari Purworejo yang harus kamu santap saat plesiran ke sana.

1. Geblek

geblek purworejo

Foto: www.nyaribisnis.com

Geblek merupakan salah satu makanan khas yang menjadi idaman warga Purworejo. Kamu bisa mencicipi makanan khas ini di 2 pasar tradisional yaitu Pasar Balendono dan Pasar Jenar.

Harganya sangat terjangkau, hanya 5k. Geblek atau yang juga dikenal dengan sebutan gelangan yang bahan dasarnya menggunakan tepung singkong yang dicampur dengan bawang lalu digoreng dan biasanya untuk menikmati makanan ini bisa disandingkan dengan sambal kacang atau sambal pecel.

Kamu bisa menjadikan makanan berwarna putih ini sebagai oleh-oleh dalam 2 bentuk yakni masih mentah atau sudah digoreng. Untuk rasa kamu tidak perlu khawatir sob, karena gelangan memiliki perpaduan 3 rasa yaitu manis, gurih, dan pedas tentu saja akan membuatmu ketagihan.

2. Cenil

cenil purworejo

Foto: www.perpus.jatengprov.go.id

Ada lagi nih jajanan khas Purworejo yang cukup unik dan biasanya diminati oleh anak-anak karena berwarna-warni. Cenil namanya.

Selain memiliki beragam macam warna, makanan ini juga memiliki banyak bentuk antara lain pipih panjang, kotak, dan bulat. Kita bisa menemukan makanan ini di pasar-pasar tradisional dengan berbungkus plastik ataupun daun pisang dengan harga yang sangat terjangkau, 1k hingga 5k.

Pembuatan cenil menggunakan bahan dasar tepung tapioka atau pati singkong yang dibentuk lalu nantinya adonan ini akan direbus sampai matang. Setelah matang, makanan yang memiliki tekstur kenyal dan citarasa manis ini akan diberi taburan parutan kelapa dan gula atau juga bisa dilumuri dengan gula jawa cair.

3. Jenang Krasikan

krasikan

Foto: www.facebook.com

Untuk orang Jawa, pasti sudah tidak asing lagi bukan dengan jenang? Nah, di Purworejo juga memiliki jenang dengan citarasa yang khas. Masyarakat setempat sering menyebutnya jenang krasikan.

Makanan ini kerap kali dijadikan sebagai buah tangan. Kamu bisa memesannya dengan ukuran besar dan tebal dengan harga hanya berkisar 20k hingga 40k.

Yang membedakan krasikan dengan jenang lainnya adalah teksturnya yang kasar hampir mirip dengan dodol. Pembuatan jajanan ini menggunakan beras ketan yang disangrai terlebih dahulu sebelum dipanggang bersama campuran santan dan gula jawa.

4. Sate Winong

sate winong

Foto: www.clozette.co.id

Olahan daging yang sangat digemari oleh masyarakat Indonesia adalah sate dan banyak sekali jenis sate yang ada di negara ini. Tak jarang sate ini juga menjadi makanan yang khas untuk beberapa daerah seperti di Purworejo.

Jika kamu berkunjung kesini kamu wajib mencicipi sate khas yang bernama Sate Winong dengan harga seporsinya hanya 20k. Seperti namanya, pedagang sate ini dapat kita temukan di Desa Winong.

Keunikan dari sate ini adalah penggunaan kecap hasil olahan sendiri. Kecap yang melumuri daging kambing muda ini terbuat dari rebusan gula jawa dengan berbagai rempah seperti jahe, lengkuas, daun serai, jahe, dan bawang yang nantinya akan disajikan bersama sambal dari irisan bawang merah dan daun jeruk nipis.

5. Clorot

clorot

Foto: www.id.wikipedia.org

Jajanan khas lainnya adalah makanan yang bernama clorot. Kue tradisional ini menjadi incaran para wisatawan saat berkunjung ke Purworejo.

Kamu bisa menemukannya di pasar-pasar tradisional, khususnya Pasar Grabag. Terbuat dari tepung beras yang dicampur dengan gula merah, garam, dan santan.

Setelah itu, nantinya adonan akan dituangkan kedalam corong dari janur yang berbentuk seperti terompet dan akan dikukus. Untuk mencicipi makanan yang memiliki rasa manis ini kamu juga harus tau caranya yakni dengan menekan bagian bawah kerucut hingga makanan bertekstur kenyal ini keluar.

Baca juga :  Kopi Sehati Yang Bikin Lidah Jatuh Hati

6. Dawet Ireng

dawet ireng purworejo

Selain jajanan atau cemilan ringan, kamu juga bisa mencicipi minuman khas yang menyegarkan dari daerah ini. Minuman yang dulunya berasal dari daerah Butuh ini bernama Dawet Ireng dan memiliki harga yang sangat terjangkau yakni hanya 3k.

Dalam bahasa Jawa ireng artinya hitam dan hal ini sesuai dengan warna yang dihasilkan oleh cendol atau dawetnya. Warna hitam ini sendiri berasal dari proses pembuatannya yang menggunakan air dari hasil campuran dengan abu bakar jerami atau batang padi yang sudah kering.

Keunikan lainnya adalah penggunaan kuah dari santan dan gula jawa dengan komposisi jumlah dawet lebih banyak. Tak hanya itu, santannya pun juga masih sangat alami yakni diperas langsung dari bungkusan serabut kelapa.

7. Kue Lompong

kue lompong

Foto: www.laudzasmanli.blogspot.com

Kue Lompong adalah salah satu jajanan khas dari Purworejo yang unik dan mulai langka keberadaannya. Kabarnya, jajanan ini hanya berada di 3 wilayah yakni Kelurahan Pangenrejo, Jurutengah, dan Kledung Kradenan.

Harga yang ditawarkan juga sangat terjangkau nih sob hanya seharga 3,5k per bungkusnya dan tahan selama 3-5 hari. Kue lompong merupakan salah satu kue basah dengan rasa legit dengan berbahan dasar batang daun talas yang sudah dihancurkan atau masyarakat sekitar menyebutnya dengan lompong dan menghasilkan warna pekat yang menjadi keunikan tersendiri dari makanan ini.

Setelah itu dicampur dengan tepung merah, gula, dan tepung ketan lalu diberi isian berupa kacang tanah yang sudah dihaluskan bersama gula merah. Setelah dibungkus dengan daun pisang, kue basah ini nantinya akan dikukus dan menghasilkan citarasa yang manis serta tekstur yang kenyal.

8. Lanting

lanting purworejo

Foto: www.jenginten.com

Di Desa Wonorejo Kulon, salah satu desa dari Purworejo terkenal sebagai daerah produksi salah satu jajanan khas yang wajib kamu coba. Jajanan ini adalah lanting yang gurih dan cocok banget untuk kamu jadikan oleh-oleh.

Kamu bisa membeli jajanan ini dengan harga yang sangat terjangkau, untuk porsi besar berkisar 13-20k per kilogramnya, sedangkan untuk porsi satuan kamu bisa membelinya seharga 10k per bungkus. Lanting terbuat dari singkong yang sudah dihaluskan dan dibentuk bundar dengan lubang di bagian tengahnya seperti donat.

Setelah itu adonan dikukus hingga setengah matang dan dicampur dengan tepung tapioka lalu akhirnya digoreng. Kini jajanan khas ini telah memiliki beragam macam rasa yaitu bawang putih, asin, pedas, manis, dan keju.

Satu tips memilih lanting yang renyah adalah dengan melihat warnanya yang tidak kusam. Lanting yang kusam, biasanya sudah terlalu lama dan terkena udara secara langsung sehingga biasanya sudah mlempem.

9. Kupat Tahu

kupat tahu purworejo

Foto: www.gustyanita.wordpress.com

Makanan berat ini pasti sudah sangat kita kenal, karena banyak daerah yang menyediakan dan menjual menu ini. Termasuk dengan daerah Purworejo.

Bedanya, kupat tahunya tidak menggunakan sambal kacang seperti pada umumnya. Sambal yang digunakan untuk adalah sambal kecap yang memiliki citarasa khas dan unik

Sambal kecap ini dibuat dari campuran gula jawa yang cair, dan aneka rempah yang memiliki citarasa pedas. Tak hanya itu, kupat tahu disini juga ditambah dengan sayuran pelengkap seperti kol dan kecambah.

Porsi yang disajikan juga cukup banyak dan tentu mengenyangkan nih sob. Walaupun begitu harga yang ditawarkan sangat terjangkau yakni hanya sebesar 10k saja.

10. Kue Satu

kue satu

Foto: www.doyanjalanjajan.com

Purworejo juga memiliki kue khas dengan nama yang unik dan mungkin akan sedikit membingungkan, yakni kue yang bernama kue satu. Unik kan?

Namun, untuk arti dari penamaan kue ini sendiri belum diketahui darimana asalnya. Kue ini juga memiliki nama lain yang sudah sangat dikenal yakni kue kroya.

Kue ini dibuat dari bahan dasar kacang hijau yang sudah dipanggang sebelum akhirnya dihaluskan dengan cara ditumbuk dan kemudian dicampur dengan air, perasa vanila, dan gula. Selain menemukan kue ini di sudut-sudut kota, kamu juga akan menemukannya pada Hari Raya Idul Fitri.

Untuk sekantong kue berwarna putih ini kamu cukup merogoh kocek sebesar 10k.

11. Mendut

mendut purworejo

Foto: www.awalilmu.com

Sobat Galwis pasti sudah kenal dengan makanan bernama klepon? Nah, di Purworejo juga terdapat makanan khas yang sekilas mirip dengan klepon.

Baca juga :  3 Hal Mengapa Kamu Harus Coba PickCup Bubble Tea

Makanan ini bernama mendut, inget ya sob bukan gendut hehe. Jika kamu tertarik untuk mencicipi makanan yang memiliki tekstur halus dan kenyal ini kamu hanya perlu membayar seharga 10k per bungkusnya.

Mendut merupakan sebuah kue yang terbuat dari tepung beras ketan yang kemudian diberi isian berupa gula jawa dan kelapa parut atupun santan. Tentu dari bahan inilah makanan ini memiliki citarasa manis yang alami dan tidak membahayakan, untuk warna hijaunya sendiri juga berasal dari sari pandan alami jadi dijamin aman untuk kesehatan deh.

Pengemasannya juga terbilang cukup unik yakni dengan menggunakan daun pisang yang dibentuk segitiga atau hanya dibentuk bundar begitu saja.

12. Sego Koyor

sego koyor purworejo

Foto: www.topijelajah.com

Koyor merupakan urat sapi yang memiliki rasa gurih, bertekstur kenyal. Karenanya, sego koyor adalah salah satu makanan berat yang berisikan nasi dengan koyor sebagai menu utamanya.

Tapi inget ya sob, urat sapi ini berbeda dengan gajih (lemak) ataupun jeroan. Biasanya makanan ini disajikan dalam kondisi masih hangat dengan beralaskan wadah daun pisang yang juga bisa kamu tambahkan dengan menu pelengkap seperti tempe gimbal.

Sego koyor sangat cocok untuk kamu yang suka lapar di tengah malam nih, karena warung-warung yang menjualkan makanan ini hanya buka pada tengah malam sekitar pukul 00.30 dengan stok porsi yang terbatas.

Untuk mencicipinya, kamu bisa mendatangi kawasan sekitar Pasar Balendo dan mencicipi makanan yang hanya seharga 8k ini.

13. Sego Megono

Seperti halnya Pekalongan, di Purworejo juga dikenal menu sego megono. Menu ini terdiri dari nasi urab yang dicampur dengan kelapa parut, nangka muda, dan aneka sayuran.

Kamu bisa memilih sesuai selera untuk sayurnya sebagai menu pelengkap antara lain sayur labu, bayam, kangkung, dan daun singkong. Sego megono sangat cocok untuk disantap untuk sarapan dan menu makan siang.

Kamu juga bisa menambahkan pelengkap berupa gorengan seperti mendoan dan bakwan agar lebih terasa nikmat. Selain lezat dan mengenyangkan, menu ini menjadi favorit karena harganya yang murah yakni hanya seharga 5k per porsinya.

14. Sego Penek Ngandul

sego penek ngandul purworejo

Foto: www.topijelajah.com

Sego Penek Ngandul merupakan salah satu makanan khas yang kabarnya sudah ada sejak jaman penjajahan Belanda dan Jepang. Masyarakat sekitar juga percaya bahwa makanan satu ini menjadi makanan yang sering dikonsumsi oleh para tentara Indonesia yang bertempur di wilayah Selatan Purworejo.

Oleh karena itu, kamu bisa menemukan menu ini di sepanjang sudut wilayah kota karena masih banyak warung-warung yang berjualan menu legendaris ini. Makanan ini terdiri dari nasi dan sayur nangkamuda yang dimasak dengan resep khusus serta ditambah dengan aneka sayur yang lain.

Sayur tersebut antara lain sayur lodeh, rempah manis, kuah merah pedas dengan lauk pelengkap seperti daging ayam atau jeroan, tahu, tempe, dan telur bacem yang diatasnya nanti akan disiram dengan bumbu opor putih yang super kental.

Kamu bisa mengunjungi Dukuh Ngandul yang berada di depan Pasar Jenar yang kabarnya menjadi desa penjual sego penek ngandul terenak dengan harga hanya 5k.

15. Rengginang

rengginang

Foto: www.stiebp.ac.id

Salah satu makanan khas yang juga bisa kamu jadikan sebagai oleh-oleh dari Purworejo adalah rengginang. Makanan yang kriuk dan renyah ini terbuat dari nasi yang dibumbui lalu dikeringkan.

Tenang saja, cemilan yang satu ini juga tidak menggunakan bahan pengawet, jadi tidak akan berbahaya untuk kesehatanmu sob. Selain itu, pembuatannya juga masih dengan menggunakan alat-alat yang sangat tradisional.

Penjual dari Rengginang sendiri sangat banyak jumlahnya dan bisa kamu temui di setiap sudut kota, walaupun begitu ada satu daerah yang terkenal dan identik dengan cemilan satu ini yakni di Dusun Pakem Kulon, Gambang.

Makanan satu ini bisa bertahan hingga waktu yang cukup lama. Kamu juga bisa memilih rengginang yang masih kering atau sudah digoreng dengan harga per bungkus hanya 10k.

Nah Sobat Galwis, itu tadi 15 makanan khas dari Purworejo yang bisa kamu santap sekaligus dijadikan buah tangan untuk keluarga di rumah. Selamat berburu kuliner ya sob.
Kalau masih ada menu makanan khas daerah ini yang belum tercantum, jangan segan ditambahin di kolom komentar ya sob.
(dindaidhy)

Artikel Lainnya

Leave a Comment