Home » 10 Tempat Wisata Gratis di Semarang

10 Tempat Wisata Gratis di Semarang

by GaleriWisata.id
Galeri Wisata
BERWISATA saat ini sudah menjadi kebutuhan utama bagi setiap orang. Tidak saja dapat melepas stres setelah penat bekerja namun juga dapat menjadi ajang panen konten.

Baik untuk pamer di akun sosial media seperti instagram atau FB, namun juga dapat untuk keperluan lain. Salah satunya adalah konten Youtube, terutama bagi sobat yang suka bermain video.

Begitupun Kota Semarang, destinasi wisatanya terus berbenah. Dari yang semula biasa-biasa saja, kini bahkan sudah menjadi rujukan banyak wisatawan untuk berkunjung.

Menariknya, di kota ini masih ada destinasi wisata yang tidak berbayar. Dalam artian, Sobat Galwis memang tidak perlu mengeluarkan uang untuk Harga Tiket Masuk (HTM).

Namun biasanya tetap harus mengeluarkan uang untuk parkir kendaraan lo ya. Kecuali memang kamu menggunakan angkutan umum.

Selain itu, untuk keperluan makan dan minum, juga masih harus merogoh kocek. Kecuali juga kamu bawa sendiri tuh makanan dan minuman dari rumah, ala-ala piknik gitu.

Dan berikut 10 destinasi wisata di Kota Semarang yang tidak berbayar alias gratis.

Kota Lama

Galeri Wisata

Kota Lama yang telah rampung direvitalisasi (tahap I), berubah laksana gadis cantik molek siap dipinang. Kecantikannya luar biasa.

Banyak wisawatan yang berkunjung ke kawasan ini setiap harinya. Dari pagi hingga malam.

Seiring dengan penataan, kawasan ini telah berubah dari yang dulunya gulita, menjadi terang benderang, cantik dan layak jadi bahan konten sosmedmu. Keamanan bagi pengunjung juga terjamin karena banyak polisi maupun Satpol PP berpatroli.

Foto bangunan-bangunan tua di malam hari, tak kalah menariknya. Eksotisme rumah akar, juga tak kalah indahnya.

Jendela-jendela besar di gedung tua peninggalan Belanda, sangat cantik sebagai latar fotomu. So, tunggu apalagi, masukkan Kota Lama sebagai agenda utama piknikmu.

Apalagi kan gratis nih…

Taman Indonesia Kaya (TIK)

Galeri Wisata

Taman ini dulu bernama Taman KB. Seiring dengan keberadaan patung ibu dengan dua anaknya di sana.

Namun usai penataan dibantu pihak swasta, namanya berubah menjadi Taman Indonesia Kaya. Selain taman dan tanamannya ditata, di taman itu juga dilengkapi dengan panggung terbuka.

Gunanya tentu saja untuk unjuk kebolehan, baik seni atau budaya. Ada pula air mancur menari yang tayang setiap jam 19.00 dan 20.00 setiap malamnya.

Semuanya dapat digunakan gratis. Yang penting jaga ketertiban dan kebersihan ya sob, jangn lupa pula untuk tidak menginjak rumput atau tanaman di sana.

Tugu Muda

 

Galeri Wisata

Tugu Muda merupakan tugu atau monumen sekaligus ikon kebanggaan warga Semarang. Menggambarkan semangat pemuda kota ini dalam mempertahankan Kemerdekaan RI 1945, terjadi pertempuran hebat selama 5 hari di Semarang yang berpusat di kawasan ini.

Ditata dengan rapi, Tugu Muda sudah dilengkapi dengan taman indah. Ada juga air mancur yang dinyalakan pada jam-jam tertentu.

Di sisi timur, terdapat Lawang Sewu yang fenomenal dan masih menjadi salah satu ikon heritage paling menjual bagi wisatawan. Di sisi utara terdapat Gedung Pandanaran yang di malam hari dilengkapi dengan downtron berisi tayangan wisata kota ini.

Di sisi selatan ada Museum Mandala Bhakti yang menggambarkan perjuangan rakyat Jateng bersama TNI dalam meraih dan mempertahankan kemerdekaan. Di sisi barat museum terdapat Pasar Bulu yang direncanakan menjadi sentra kerajinan dan cinderamata bagi wisatawan.

Di sisi timur museum ada Gereja Katedral yang merupakan paroki tertinggi di Jawa Tengah. Dari sini pula lahir tokoh perjuangan bernama MGR Soegijapranata.

Pecinan

Galeri Wisata

Kawasan Pecinan terletak tidak jauh dari Kota Lama. Karenanya, Pemkot Semarang sedang menyiapkan konsep pariwisata terpadu, Wisata Semarang Kuno.

Terdiri dari Kota Lama, Pecinan dan kawasan Arab Melayu. Di Pecinan sendiri masih terdapat heritage dan seni budaya yang masih dijalankan warga di sana.

Tay Kak Sie, klenteng tertua di Semarang masih menjadi jujugan para pendoa dan wisatawan. Di sebelahnya ada salah satu loenpia legendaris yakni Loenpia Gang Lombok.

Pasar Gang Baru juga menjadi atraksi menarik untuk dinikmati setiap pagi. Pasar ini wujud multikultur dan keharmonisan warga Pecinan dan warga lokal, dimana aneka barang jualan baik yang halal maupun halal, tersaji harmonis di sini.

Khusus untuk pecinta kuliner, sobat bisa datang ke Pasar Semawis. Dibuka setiap akhir pekan dari Jumat hingga Minggu jam 17.00-22.00, pengunjung bisa menikmati seluruh kuliner khas Kota Semarang.

Di sini juga sudah dicantumkan label makanan haram/halal sehingga sobat tidak perlu khawatir menyantap makanan yang tidak halal.

Banjir Kanal Barat (BKB)

Galeri Wisata

Kawasan ini adalah sebuah sungai yang sudah ditata rapi sepanjang kurang lebih 4 Km. Membentang dari Sampangan hingga ke muara di Laut Jawa, beberapa spot menarik dapat dinikmati gratis.

Spot pertama adalah Dam Simongan yang berfungsi sebagai pengendali banjir. Di sini juga masih ada monumen peringatan banjir di tahun 1990-an, serta taman untuk berekreasi ringan.

Jembatan Simongan juga dapat menjadi spot foto menarik yang sudah dihias termasuk pengadaan lampu-lampu hias di malam hari. Bergerak ke utara atau ke arah muara, tepat di Jembatan Banjir Kanal Barat di Jalan Siliwangi, kita akan bertemu dengan Semarang Bridge Fountain (SBF).

Menampilkan atraksi air mancur menari yang ditimpa cahaya lighting indah, ditayangkan setiap Jumat hingga Minggu setiap pukul 19.30-20.00 dan 21.00-21.30.

Bergeser semakin ke muara, kita akan menemui Tugu Ketenangan Jiwa. Monumen setinggi kurang lebih 2 meter ini dibuat untuk mengenang pasukan Jepang yang kalah perang dalam masa kemerdekaan di tahun 1945 dan mayatnya banyak yang dibuang di aliran Banjir Kanal Barat.

Taman Warak Ngendog

Terletak di dekat Jalan Pandanaran dan GOR Tri Lomba Juang, Warak Ngendog merupakan satwa legenda yang menjadi ikon Kota Semarang. Taman seluas 400 meter persegi ini dilengkapi dengan patung warak setinggi kurang lebih 6 meter.

Terbuat dari bahan perunggu, sangat cocok untuk spot selfie. Taman ini juga dilengkapi dengan plaza teater untuk berkesenian.

Jadi, kalau sobat memiliki komunitas seni budaya atau apapun, cobalah untuk beratraksi berkreasi di sini.

JPO Pandanaran

Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Pandanaran sebenarnya tidak berbeda dengan JPO lainnya. Fungsinya juga sebagai sarana penyeberangan dari sisi jalan satu ke yang lainnya.

JPO ini menghubungkan gedung parkir Pandanaran setinggi 10 lantai yang mampu menampung ratusan kendaraan ke Kawasan Oleh-Oleh Pandanaran. Tujuannya selain menjadikannya lahan parkir, juga untuk mengurangi kemacetan yang sering terjadi di lokasi ini.

Menariknya, desain JPO sepanjang 150 meter ini dibuat menarik, modern dan milenial. Di malam hari juga dilengkapi lampu warna-warni yang memperindah badan jembatan yang unik hampir mirip dengan jembatan DNA di Singapura.

Dilengkapi lift, semakin memanjakan bagi penggunanya. Di dalamnya juga dilengkapi spot untuk berswafoto lo.

Simpanglima

Galeri Wisata

Simpanglima merupakan kawasan ekonomi terpadu. Selain keberadaan Lapangan Pancasila, beberapa pusat perbelanjaan juga ada di sini.

Selain itu juga menjadi public space terbesar di Semarang. Keberadaan Simpanglima merupakan bagian dari pengembangan kawasan dengan dipindahkan alun-alun dari kawasan Kauman ke Simpanglima.

Karenanya, konsep alun-alun dengan masjid di sisi barat, juga ada. Di sisi selatan atau di Jalan Pahlawan, kantor-kantor pemerintahan berjejer.

Dan sebagai public area, kawasan ini dikelilingi pusat wisata kuliner yang paling strategis. Di Simpanglima, pengunjung bisa bermain sepeda hias, jogging atau sekedar jalan-jalan dan berswafoto.

MAJT

 

Galeri Wisata

 

Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) merupakan masjid terbesar di Jateng dan arsitektur terbaik. Memadukan konsep arsitektur Arab, Romawi dan Jawa, destinasi ini menjadi jujugan bagi wisatawan ziarah.

Dilengkapi dengan plaza luas dengan dinding bergaya Romawi, pada hari Jumat dan peringatan tertentu, empat payung elektrik raksasa selalu dibuka. Ada juga replika bedug terbesar dari Purworejo serta Al Quran tulisan tangan yang masih otentik.

Dilengkapi dengan Menara Asmaul Husna setinggi 99 meter, juga merupakan museum perkembangan Islam di nusantara. Dari menara ini, kita juga bisa melihat Kota Semarang dari ketinggian.

Menara juga selalu dipergunakan untuk pengamatan hilal dalam rangka penentuan awal Ramadhan dan sebagainya.

Kampung Pelangi

 

Kampung Pelangi merupakan sebuah perkampungan warga di sisi selatan Tugu Muda. Sejak disulap menjadi kampung dengan aneka cat warna-warni, kawasan inipun berubah menjadi destinasi wisata sejak 2015 lalu.

Bisa dinikmati dari Taman Kasmaran sebagai spot terbaik untuk berfoto, atau juga bisa menyusuri jalan-jalan di kampung tersebut. Semua rumah yang berjumlah sekitar 400 unit di lereng Bukit Bergota, telah berubah warna.

Di setiap rumah, juga telah dilengkapi ornamen cat warna-warni dan aneka bentuk. Tujuannya tentu untuk mempercantik Kampung Pelangi.

Oh ya di sisi depan gerbang masuk, ada jajaran perajin bunga yang tentunya juga dapat menjadi atraksi yang menarik.

Nah itu tadi 10 destinasi wisata gratis di Kota Semarang yang dapat dinikmati tanpa harus mengeluarkan dana untuk membayar HTM. So, masih ada yang bertanya, kalau ke Semarang mau kemana??!
Baca juga :  ‘Kami tetap Tangguh’ Wujud Dukungan dan Protes Revitalisasi Kota Lama

Artikel Lainnya

Leave a Comment