Home » 10 Desa Wisata di Semarang yang Bisa Dijadikan Pelarian untuk Liburan

10 Desa Wisata di Semarang yang Bisa Dijadikan Pelarian untuk Liburan

by GaleriWisata.id
Galeri Wisata
INGIN berwisata dengan suasana yang berbeda? Atau mungkin kamu terlalu bosan dengan suasana perkotaan? Lelah dari bisingnya keramaian? Ingin merasakan suasana pedesaan tapi tidak punya desa asal? Tenang, desa wisata-lah jawabannya.
Menariknya, tidak perlu pergi jauh-jauh karena di Semarang juga memiliki desa wisata. Tidak kalah asri, indah dan memiliki paket wisata komplit, berikut 10 desa wisata di Semarang yang bisa Sobat Galwis kunjungi.
FYI, 6 desa wisata berada di Kota Semarang dan 4 lainnya berada di wilayah Kabupaten Semarang. Soal jarak tempuh, tidak perlu khawatir karena bisa ditempuh tidak lebih dari 2 jam dari Semarang kok.

1. Desa Wisata Kandri

Desa yang termasuk dalam kawasan Waduk Jatibarang ini cukup terkenal namanya khususnya masyarakat Kota Semarang. Selain karena lokasinya berdekatan dengan destinasi wisata Goa Kreo dan Waduk Jatibarang, desa ini terkenal karena lingkungannya yang masih asri dan kental akan nuansa pedesaan.

Bertempat di Kandri, Kecamatan Gunungpati, desa wisata ini tidak memiliki harga untuk tiket masuknya alias gratis. Disini anda akan melihat seni budaya tradisional yang masih terus dilestarikan oleh masyarakat setempat.

Selain itu, di desa wisata ini terdapat kerajinan batik, sulam serta budidaya belut. Paket eduwisata menanam padi, menangkap belut atau memetik singkong, sangat menarik untuk dicoba.

2. Desa Wisata Malon

Bertemakan eduwisata , Desa Wisata Malon atau yang lebih dikenal dengan sebutan Kampung Alam Malon ini mempunyai daya tarik tersendiri. Menyenangkan dan tentu saja anda akan betah berlama-lama disini.

Hal ini bukan hanya disebabkan oleh pemandangannya yang indah saja, namun kita juga akan diperkenalkan dengan budaya membatik. Memanfaatkan hasil alam seperti limbah mangrove atau tanaman indigofera, para masyarakat setempat membuat cap untuk membatik.

Jika ingin berkunjung silahkan langsung menuju daerah Malon, Kecamatan Gunungpati dimana desa ini berada.

3. Desa Wisata Wonolopo

Terletak di Kelurahan Wonolopo, Kecamatan Wijen, desa wisata ini juga menawarkan paket eduwisata. Jadi selain berwisata, kita juga akan belajar.

Disini kita akan belajar membuat jamu. Karenanya, Wonolopo juga dikenal sebagai kampung jamu.

Selain itu, kita juga akan diajak belajar mengolah limbah alami agar lebih mempunyai harga jual. Kita juga bisa belajar menanam padi dengan dibimbing oleh petani setempat.

Selain eduwisata, desa wisata Wonolopo ini juga menawarkan wisata agro seperti durian, pepaya, jambu biji, dan salak khas daerah setempat. Cukup mengeluarkan harga untuk tiket masuk sebesar 10K per orang, tentu wisata anda akan mendapatkan wisata yang sangat bermanfaat di Wonolopo.

Baca juga :  Catat Tanggalnya! Mahakarya Legenda Goa Kreo dan Sesaji Rewandha Dipentaskan Lebaran H+3

Puluhan homestay nyaman bisa kamu gunakan cukup dengan 150K per malam. Ditambah dengan bonus keramahtamahan warga ndeso khas Kandri, dijamin kamu bakal jatuh cinta dengan desa wisata ini.

Untuk paket budaya, setahun sekali ada Nyadran Kali sebuah ritual untuk meruwat sendang yang menjadi sumber air bersih bagi warga.

4. Desa Wisata Jamalsari

Desa Wisata Jamalsari ini merupakan desa yang baru dirintis oleh masyarakat setempat. Desa wisata ini masuk dalam kawasan wisata Waduk Jatibarang.

Jika anda mengunjungi Desa Wisata Jamalsari anda akan dapat melihat keindahan Waduk Jatibarang serta menikmati masakan khas daerah Jawa Tengah yang sangat lezat yakni Sego Jantung Pisang Raja.

Disini kita dapat melakukan banyak kegiatan baik kegiatan wisata alam maupun wisata air diatas bendungan, seperti  permainan air di waduk, outbound, kebun anggrek, sanggar batik dan kegiatan yang sangat menyenangkan lainnya.

Dijamin nge-trip-mu tidak akan sia-sia jika berkunjung di Desa Wisata Jamalsari yang berlokasi di Kedungpane, Mijen ini.

5. Desa Wisata Jatirejo

Di Semarang terdapat sentra pengolahan kolang-kaling yang sangat terkenal, yaitu di Desa Wisata Jatirejo yang berlokasi di Jatirejo, Kecamatan Gunungpati. Disini kamu dapat menemukan homestay yang nyaman sehingga anda dapat mempelajari proses pembuatan kolang-kaling langsung dari petani kolang-kaling.

Tak hanya itu, disini akan dapat menemukan paket river tubing yang cukup memacu adrenalin. Tentu saja cocok untuk kalian yang mempunyai jiwa penantang dan pemberani.

6. Desa Wisata Nongkosawit

Desa Wisata Nongkosawit merupakan desa yang memiliki penangkaran burung langka di Semarang. Tak heran, jika anda akan menjumpai berbagai jenis burung disini.

Bahkan desa wisata Nongkosawit mendapat julukan desa wisata ramah burung. Selain itu, Desa Wisata Nongkosawit juga memiliki potensi pertanian dan pasar untuk komoditas durian, jeruk, rambutan, dan buah naga.

Bahkan jika kamu berkunjung ke desa wisata yang bertempat di Nongkosawit, Gunungpati ini anda akan disambut dengan tarian khas yang bernama Golo-golo dan Kuntulan.

7. Desa Wisata Lerep

Ingin berwisata sekaligus belajar? Boleh banget kalian datang ke Desa Wisata Lerep yang terletak di Lerep, Kecamatan Ungaran Barat ini. Jaraj tempuhnya hanya sekitar 30 menit kok dari Semarang.

Disini selain disuguhi dengan pemandangan memesona gunung Ungaran, kita juga bisa belajar memerah susu hingga memetik buah aren. Bahkan untuk kalian yang gemar akan kopi, disini kalian akan bisa mencicipi kopi tradisional Dusun Indrokilo.

Baca juga :  Sepakung, Desa Wisata Instagramable yang Tak Bakal Membuatmu Bosan

Hanya dengan tiket 20K per orang kita sudah bisa menjelajahi desa wisata yang unik dan indah ini. Bahkan jika beruntung dan pas waktunya, kita bisa menyaksikan beberapa tradisi yang diselenggarakan seperti Iriban, Sadranan, Manten Jaran dan Permainan Lesung.

8. Desa Wisata Kemetul

Menawarkan pemandangan persawahan yang sangat indah, Kemetul sangat ramai dikunjungi oleh masyarakat dari berbagai daerah. Melepaskan penat sejenak dari hiruk pikuk perkotaan, sepertinya sangat cocok sekali jika berkunjung ke Desa Wisata Kemetul ini.

Sejauh mata memandang kita akan melihat puluhan hektar lahan persawahan yang hijau. Berlokasi di Kemetul, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang, jarak tempuhnya sekitar 1,5 jam dari Semarang.

Tak perlu merogoh kocek yang mahal, disini hanya membutuhkan tiket masuk 5K per orang serta biaya parkir 2K. Bahkan disini sangat cocok untuk kaum instagramable yang haus akan spot foto. Disediakan jembatan bambu berbentuk bintang, serta hutan bambu yang sangat eksentrik untuk kita berfoto disana.

9. Desa Wisata Sepakung

Murah, bermandikan pemandangan pegunungan, dan banyak spot foto yang instagramable. Itulah mungkin kalimat pertama saat teringat desa wisata ini.

Berlokasi di Sepakung, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang ini menawarkan paket komplit berwisata yang sangat menarik. Kita dapat melihat Gunung Merbabu dan Gunung Ungaran dari Bukit Cemoro Sewu yang berada di Desa Wisata Sepakung ini.

Tak perlu khawatir akan biaya, kalian hanya perlu membayar 3K per orang untuk tiket masuk. Disini juga terdapat spot foto yang kece dan keren, seperti gardu pandang dan yang paling memikat adalah Ayunan Langit yang berada di tebing.

Yakin tidak tertarik? Yuk kesana, tidak jauh kok, hanya sekitar 1 jam dari Semarang.

10. Desa Wisata Menari

Desa wisata yang bertempatkan di lereng Gunung Telomoyo, Ngrawan, Kecamatan Getasan ini sangatlah unik. Berawal dari adat masyarakat setempat yang selalu berekspresi melalui kesenian,desa ini menawarkan kesenian tari sebagai daya tariknya.

Berbagai paket wisata yang ditawarkan, kamu dapat memilih salah satu sehingga anda dapat merasakan kesenangan berada di Desa Wisata Menari ini. Selain menari, kita akan diajak untuk menjalani kehidupan masyarakat setempat.

Sobat Galwis juga dapat belajar kerajinan anyaman, belajar membuat Sawit Teloroso, belajar kesenian rakyat Krido Budi Utomo dan belajar kesenian tradisional lainnya yang ada di Desa Wisata Menari ini.

Nah sob, itu tadi 10 desa wisata yang bisa jadi alternatif trip atau liburanmu. Masing-masing menawarkan keindahan alam dan paket-paket menarik yang patut dicoba.
Soal konten foto atau video, jangan khawatir. Kesemua desa wisata menawarkan keunikan masing-masing yang pastinya akan membuatmu panen konten.

Artikel Lainnya

Leave a Comment